Sukses

Pengertian Cendo Mycos

Cendo Mycos adalah sediaan tetes mata yang mengandung Hydrocortisone dan Chloramphenicol. Cendo Mycos digunakan untuk membantu mengobati inflamasi (peradangan) yang disertai dengan infeksi pada mata, termasuk akibat pembedahan. Selain itu, Cendo Mycos juga dapat digunakan untuk membantu mengobati konjugtivitis (radang selaput ikat mata) yang tidak bernanah.

Keterangan Cendo Mycos

  1. Cendo Mycos Salep
    • Golongan: Obat Keras
    • Kelas Terapi: Antiinfeksi Topikal dengan Kortikosteroid
    • Kandungan: Hidrokortison asetat 0.5 %, Kloramfenikol 0.2 %
    • Bentuk: Salep mata
    • Satuan Penjualan: Tube
    • Kemasan: Tube @ 3.5 Gram
    • Farmasi: Cendo Pharmaceutical Industries.
  2. Cendo Mycos Tetes Mata

    • Golongan: Obat Keras
    • Kelas Terapi: Antiinfeksi Topikal dengan Kortikosteroid
    • Kandungan: Hidrokortison asetat 0.5 %, Kloramfenikol 0.2 %
    • Bentuk: Tetes Mata
    • Satuan Penjualan: Botol
    • Kemasan: Botol @ 5 mL; 0.6 mL
    • Farmasi: Cendo Pharmaceutical Industries.

Kegunaan Cendo Mycos

Cendo Mycos digunakan untuk mengobati radang selaput pada mata, serta untuk mengatasi peradangan pada mata yang disertai dengan infeksi.

Dosis & Cara Penggunaan Cendo Mycos

Cendo Mycos termasuk dalam golongan obat keras, maka dari itu penggunaan obat ini harus dengan anjuran dan resep Dokter. Aturan Penggunaan:

  • Cendo Mycos Salep Mata:
    • Oleskan salep Cendo Mycos pada kelopak mata yang sakit sebanyak 2-3 kali sehari atau sesuai anjuran Dokter.
  • Cendo Mycos Tetes Mata:
    • Dosis: teteskan 1-2 tetes Cendo Mycos pada mata yang sakit, sebanyak 1-3 kali sehari atau sesuai petunjuk Dokter.

Cara Penyimpanan
Simpan pada suhu 20-25 derajat Celcius, di tempat kering dan sejuk.

Efek Samping Cendo Mycos

Efek samping yang mungkin terjadi selama pengunaan Cendo Mycos, antara lain:

  • Rasa gatal di mata
  • Rasa terbakar di mata (penggunaan jangka panjang)

Kontraindikasi
Hindari penggunaan Cendo Mycos pada pasien yang memiliki indikasi:

  • Hipersensitivitas/alergi terhadap hidrokortison dan chloramphenicol atau antibiotik lainnya
  • Sebaiknya tidak diberikan pada penderita glaukoma, tuberkolosis, infeksi jamur dan virus sistemik.
Artikel
    Penyakit Terkait