Sukses

Pengertian Cendo Glaucon

Glaucon adalah obat yang mengandung Acetazolamide. Cendo Glaucon digunakan untuk mengobati glaukoma primer dan sekunder. Cendo Glaucon juga dapat digunakan bersamaan dengan obat lain untuk mengobati masalah mata tertentu, seperti tekanan dalam bola mata. Cendo Glaucon bekerja dengan mengurangi jumlah cairan yang di mata. 

Keterangan Cendo Glaucon

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Sediaan Antiglaukoma
  • Kandungan: Acetazolamide 250 mg
  • Bentuk: Tablet
  • Satuan Penjualan: Tablet
  • Kemasan: Dus, 2 Strip @ 10 Tablet
  • Farmasi: Cendo Pharmaceutical Industries.

Kegunaan Cendo Glaucon

Cendo Glaucon digunakan untuk mengobati glaukoma primer dan sekunder.

Dosis & Cara Penggunaan Cendo Glaucon

Cendo Glaucon termasuk dalam golongan Obat Keras, maka dari itu penggunaan obat ini harus dengan Anjuran dan Resep Dokter:

  • Dosis pemberian: 1-4 tablet perhari, dosis dapat diberikan dalam dosis terbagi untuk jumlah leboh dari 1 tablet perhari.

Cara Penyimpanan
Simpan pada suhu 20-25 derajat Celcius, di tempat kering dan sejuk.

Efek Samping Cendo Glaucon

Efek samping yang mungkin timbul setelah mengonsumsi Glaucon adalah:

  • Mengantuk
  • Kebingungan
  • Anoreksia (gangguan makan)
  • Kejang
  • Kesemutan
  • Sensitif terhadap sinar matahari
  • Lemas
  • Kelumpuhan

Kontraindikasi
Hindari penggunaan pada pasien dengan kondisi:

  • Hipersensitif terhadap sulfonamid.
  • Deplesi Na dan / atau K, gagal kelenjar suprarenal, asidosis hiperkloremik, sirosis hati, insufisiensi adrenokortikal, penggunaan jangka panjang pada glaukoma sudut tertutup non kongestif kronis.
  • Penderita gangguan hati dan ginjal berat.

Interaksi Obat

  • Meningkatkan kadar phenytoin dalam darah dan risiko osteomalacia.
  • Berpotensi meningkatkan efek samping obat antifolat, seperti pyrimethamine.
  • Dapat mengurangi efektivitas lithium.
  • Meningkatkan risiko batu ginjal, jika dikonsumsi dengan natrium bikarbonat.
  • Meningkatkan kadar obat ciclosporin dalam darah.
  • Meningkatkan risiko anoreksia, asidosis, koma, atau kematian, jika dikonsumsi dengan aspirin dosis tinggi.

Kategori Kehamilan
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Glaucon ke dalam Kategori C:
Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.

Overdosis

  • Gejala: Ketidakseimbangan elektrolit, keadaan asidosis (kadar asam di dalam tubuh sangat tinggi), dan efek sistem saraf pusat.
  • Penatalaksanaan: Pengobatan simtomatik dan suportif. Dapat diberikan bikarbonat untuk memperbaiki keadaan asidosis. Penanganan pasien overdosis hanya dapat dilakukan oleh tenaga medis profesional.
Artikel
    Penyakit Terkait