Sukses

Pengertian Cendo Conjuncto

Cendo Conjuncto merupakan Sediaan Tetes Mata yang mengandung Neomycin dan Polymyxin B, obat ini diproduksi oleh Cendo Indonesia. Cendo Conjuncto digunakan untuk mengobati infeksi mata. Cendo Conjuncto mengandung Antibiotik yang bekerja sama untuk menghentikan pertumbuhan bakteri, Cendo Conjuncto hanya mengobati infeksi mata yang terinfeksi oleh bakteri. Penyalahgunaan Antibiotik yang tidak tepat dosis dapat menyebabkan resistensi (kebal) terhadap bakteri dan menurunkan efektifitas kerja Cendo Conjuncto.

Keterangan Cendo Conjuncto

  • Golongan: Obat Keras.
  • Kelas Terapi: Antihistamin dan Anti Alergi.
  • Kandungan: Neomycin dan Polymyxin B 10000 IU dan 5 mg Per mL.
  • Bentuk: Tetes Mata.
  • Satuan Penjualan: Botol Tetes.
  • Kemasan: Botol Tetes 0.6 mL, 5 mL dan 15 mL.
  • Farmasi: Cendo.

Kegunaan Cendo Conjuncto

Cendo Conjuncto digunakan untuk infeksi mata yang ditandain dengan mata merah, terasa sakit, berair dan peka terhadap cahaya.

Dosis & Cara Penggunaan Cendo Conjuncto

Cendo Conjuncto termasuk dalam golongan Obat Keras, maka dari itu penggunaan obat ini harus dengan Anjuran dan Resep Dokter:

  • Optalmik Setiap larutan mengandung neomisin 1.75 mg / mL, Polimiksin B 10.000 unit / mL: 1-2 tetes ke mata yang sakit, per 4 jam selama 7-10 hari.
  • Untuk kasus yang parah: 2 tetes setiap jam. Untuk menghindari kontaminasi hindari menyentuh ujung pipet.

Efek Samping Cendo Conjuncto

Efek samping yang mungkin terjadi selama pengunaan Cendo Conjuncto, yaitu:
1. Gangguan mata: Iritasi lokal, sensasi menyengat atau terbakar, peradangan.
2. Gangguan kulit dan jaringan subkutan: Ruam, urtikaria, erupsi vesikular.

Kontraindikasi:
Hindari penggunaan Cendo Conjuncto pada pasien yang memiliki indikasi:
Hipersensitif atau reaksi berlebih terhadap neomycin, dan polymyxin B.

Interaksi Obat:
Berikut adalah beberapa Interaksi obat yang umumnya terjadi saat penggunaan Cendo Conjuncto:
Neomisin dan Polimiksin B: Peningkatan risiko depresi pernapasan dan apnea dengan agen penghambat neuromuskuler.

Kategori Kehamilan:
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Cendo Conjuncto ke dalam Kategori C:
Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.

Artikel
    Penyakit Terkait