Sukses

Pengertian Cellcept

Cellcept adalah salah satu nama dagang dari Mycophenolate mofetil. Cellcept termasuk dalam golongan obat immunosupresan yang bekerja dengan cara menghambat kinerja sistem kekebalan tubuh (sistem imun). Cellcept atau Mikofenolat mefetil sendiri bekerja dengan menghambat kinerja enzim pembentuk limfosit (sel imun tubuh). Cellcept digunakan untuk mencegah reaksi penolakan cangkok ginjal atau jantung setelah dilakukan operasi transplantasi.

Keterangan Cellcept

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Imunosupresan.
  • Kandungan: Mycophenolate mofetil 500mg.
  • Bentuk: Kaplet Salut Selaput
  • Satuan Penjualan: Strip
  • Kemasan: Strip @ 10 Kaplet
  • Farmasi: Delpharm Milano/ Boehringer Ingelheim Indonesia

Kegunaan Cellcept

Cellcept digunakan untuk pencegahan reaksi penolakan cangkok ginjal atau jantung setelah dilakukan operasi transplantasi.

Dosis & Cara Penggunaan Cellcept

Cellcept adalah obat keras. Cellcept digunakan sesuai dengan resep Dokter, anjuran pakai Cellcept:

  • Pencegahan penolakan cangkok ginjal: diminum 2 kali sehari 2 kaplet, diberikan dalam waktu 72 jam setelah transplantasi. Maksimal dosis: 4 kaplet/ hari
  • Untuk pengobatan penolakan cangkok jantung: diminum 2 kali sehari 3 tablet. Terapi dimulai dalam 5 hari setelah transplantasi.
  • Sebaiknya diberikan dengan perut kosong. Berikan 1 jam sebelum atau 2 jam sesudah makan.

Cara Penyimpanan
Simpan pada suhu 15-30 derajat Celcius, di tempat kering dan sejuk.

Efek Samping Cellcept

Efek samping yang mungkin terjadi selama pengunaan Cellcept, antara lain:

  • Penurunan jumlah sel darah putih
  • Diare
  • Kanker sel imun
  • Gangguan pencernaan
  • Infeksi kulit
  • Herpes atau penyakit kulit yang disebabkan oleh virus

Kontrandikasi
Hindari penggunaan pada pasien dengan kondisi:

  • Pasien yang hipersensitif terhadap Mycophenolate mofetil.
  • Wanita hamil dan menyusui.
  • Penderita defisiensi (kekurangan) herediter hipoksantin-guanin fosforibosiltransferase (HGPRT) yang jarang terjadi, termasuk sindrom Kelley-Seegmiller atau Lesch-Nyhan

Interaksi Obat
Hindari penggunaan obat Cellcept bersamaan dengan beberapa obat berikut:

  • Aciclovir
  • Aluminium dan Magnesium hidroksida
  • Kolestiramin
  • Azatioprin
  • Vaksin hidup

Kategori Kehamilan
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Cellcept ke dalam Kategori D:
Ada bukti positif risiko pada janin manusia, tetapi manfaat obat jika digunakan pada wanita hamil dapat diterima meskipun ada risiko (misalnya, jika obat tersebut diperlukan dalam situasi yang mengancam jiwa atau untuk penyakit serius dimana obat-obatan yang lebih aman tidak dapat digunakan atau tidak efektif).

Overdosis
Tidak ada kasus yang dilaporkan. Pada kadar plasma> 100 mcg / ml, sejumlah kecil metabolit tidak aktif dapat dikeluarkan dengan hemodialisis (cuci darah). Penanganan pasien overdosis hanya dapat dilakukan oleh tenaga medis profesional.

Artikel
    Penyakit Terkait