Sukses

Pengertian Cefotiam

Cefotiam adalah antibiotik generik berbentuk serbuk injeksi. Cefotiam digunakan untuk mencegah infeksi sebelum di lakukan tindakan pembedahan, dan mengobati infeksi bakteri yang rentan. Cefotiam memiliki aktifitas antibakteri berspektrum luas terhadap bakteri gram negatif dan positif, serta memiliki mekanisme kerja menghambat pembentukan dinding sel bakteri.

Keterangan Cefotiam

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Antibiotik Cephalosporin
  • Kandungan: Cefotiam 1 g
  • Bentuk: Serbuk Injeksi
  • Satuan penjualan: Vial
  • Kemasan: Box, 1 Vial @ 1 g; Box, 10 Vial @ 1 g
  • Farmasi: Bernofarm; Natura Laboratoria Prima

Kegunaan Cefotiam

Cefotiam digunakan untuk mencegah infeksi sebelum di lakukan tindakan pembedahan, dan mengobati infeksi bakteri yang rentan.

Dosis & Cara Penggunaan Cefotiam

Cefotiam merupakan obat yang termasuk ke dalam golongan obat keras sehingga pada setiap pembeliannya harus menggunakan resep dokter.

Diberikan dosis hingga 6 g setiap hari disuntikkan melalui injeksi intravena (pembuluh darah) atau intramuskular (melalui otot) dalam, diberikan dalam dosis terbagi sesuai dengan tingkat keparahan infeksi.

Cara Penyimpanan
Simpan pada suhu di bawah 30°C.

Efek Samping Cefotiam

Efek samping penggunaan Cefotiam yang mungkin terjadi adalah:

  • Mual; muntah
  • Diare
  • Kejang
  • Toksisitas sistem saraf pusat
  • Disfungsi hati
  • Gangguan hematologis
  • Nyeri di area injeksi
  • Superinfeksi jika digunakan dalam jangka panjang

Kontraindikasi
Tidak boleh diberikan pada pasien yang hipersensitif terhadap sefalosporin.

Interaksi Obat

  • Interaksi seperti disulfiram dengan alkohol.
  • Dapat meningkatkan respons hipoprothrombinaemia terhadap antikoagulan.
  • Pembersihan ginjal berkurang jika diberikan bersamaan dengan probenesid.
Artikel
    Penyakit Terkait