Sukses

Pengertian Cecyl

Cecyl adalah sediaan obat dalam bentuk kapsul yang mengandung Acetylcysteine dan diproduksi oleh Nulab Pharmaceuticals. Cecyl atau Acetylcysteine diindikasikan sebagai obat mukolitik atau pengencer dahak. Cecyl atau Acetylcysteine ​​bekerja dengan  cara mengurangi ikatan disulfida pada matriks dahak, sehingga dahak menjadi lebih encer. 

Keterangan Cecyl

  • Golongan: Obat Keras.
  • Kelas Terapi: Obat Batuk dan Flu.
  • Kandungan: Acetylcysteine 200 mg.
  • Bentuk: Kapsul.
  • Satuan Penjualan: Strip.
  • Kemasan: Strip @10 Kapsul.
  • Farmasi: Nulab Pharmaceuticals.

Kegunaan Cecyl

Cecyl digunakan untuk meredakan batuk berdahak.

Dosis & Cara Penggunaan Cecyl

Dosis dan Cara Penggunaan Cecyl, harus dengan Anjuran dan Resep Dokter:

  • Dewasa: 1 kapsul, diminum 3 kali sehari. Maksimal: 3 kapsul setiap hari.
  • Anak usia > 6 tahun 1 kapsul, diminum 2-3 kali sehari.

Cara Penyimpanan
Simpan pada suhu 20-25 derajat Celcius, di tempat kering dan sejuk.

Efek Samping Cecyl

Efek samping yang mungkin terjadi selama pengunaan Cecyl Kapsul, yaitu:

  • Gangguan jantung.
  • Gatal, kemerahan, iritasi mata, penglihatan kabur.
  • Mual, muntah.
  • Demam, berkeringat.
  • Gangguan fungsi hati.
  • Gangguan metabolisme dan nutrisi: Asidosis.
  • Gangguan muskuloskeletal dan jaringan ikat: Arthralgia.
  • Gangguan sistem saraf: Konvulsi.
  • Gangguan pernapasan.

Kontraindikasi
Hindari penggunaan Cecyl Kapsul pada anak usia kurang dari 2 tahun.

Interaksi Obat
Berikut adalah beberapa Interaksi obat yang umumnya terjadi saat penggunaan Cecyl:

  • Penumpukan sekresi bronkial akibat berkurangnya refleks batuk bila diberikan bersamaan dengan obat antitusif.
  • Mengurangi efek obat jika diberikan bersamaan dengan arang aktif.
  • Dapat meningkatkan efek vasodilatasi nitrogliserin.
  • Dapat mengurangi efek farmakologis antibiotik.

Kategori Kehamilan
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengategorikan Cecyl ke dalam Kategori B:
Studi pada reproduksi hewan tidak menunjukkan risiko janin, tetapi tidak ada studi terkontrol pada wanita hamil atau studi reproduksi hewan telah menunjukkan efek buruk (selain penurunan kesuburan) yang tidak dikonfirmasi dalam studi terkontrol pada wanita hamil trimester pertama (dan tidak ada bukti risiko pada trimester berikutnya).

Overdosis

  • Gejala: Mual, muntah, diare, reaksi alergi yang parah.
  • Penatalaksanaan: Pengobatan simtomatik dan suportif. Dapat diberikan obat antihistamin dan steroid untuk mengatasi alergi yang parah. Penanganan pasien overdosis hanya dapat dilakukan oleh tenaga medis profesional.
Artikel
    Penyakit Terkait