Sukses

Pengertian Cardura

Cardura adalah obat dengan kandungan zat aktif Doksazosin yang digunakan untuk membantu mengobati tekanan darah tinggi. Cardura juga dapat digunakan pada pria untuk mengobati gejala pembesaran prostat (Benign Prostatic Hyperplasia atau BPH). Cardura tidak mengecilkan prostat, tetapi bekerja dengan relaksasi otot-otot di prostat dan kandung kemih, sehingga membantu untuk meringankan gejala BPH, seperti kesulitan buang air kecil, aliran urin menjadi lemah, dan baung air kecil berlebih di malam hari.

Keterangan Cardura

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Anti Hipertensi
  • Kandungan: Doksazosin 1 mg; Doksazosin 2 mg
  • Bentuk: Tablet
  • Satuan Penjualan: Strip
  • Kemasan: Strip @ 10 Tablet
  • Farmasi: Pfizer Indonesia.

Kegunaan Cardura

Cardura digunakan untuk menurunkan tekanan darah tinggi, serangan jantung, hiperplasia prostat (pembesaran prostat) jinak pada pasien yang memiliki riwayat hipertensi maupun tekanan darah normal dan masalah ginjal.

Dosis & Cara Penggunaan Cardura

Cardura merupakan obat keras, hanya bisa didapatkan dan digunakan berdasarkan resep Dokter. 

  1. Hipertensi
    • Kisaran dosis: 1-16 mg perhari.
    • Dosis awal: dosis 1 mg diminum 1 kali sehari selama 1-2 minggu. Dosis dapat ditingkatkan menjadi 2 mg diminum 1 kali sehari selama 1-2 minggu lagi. Jika perlu, dosis harian harus ditingkatkan 4, 8 dan 16 mg secara bertahap dengan jarak pemberian 1-2 minggu.
    • Dosis biasa: 2-4 mg diminum 1 kali sehari.
  2. Pembesaran prostat (Benign Prostatic Hyperplasia)
    • Dosis awal: dosis 1 mg diminum 1 kali sehari. Dosis dapat ditingkatkan menjadi 2 mg hingga dosis maksimal 8 mg. Dosis dapat ditingkatkan dengan jarak pemberian 1-2 minggu.
    • Dosis biasa: 2-4 mg diminum 1 kali sehari.

Cara Penyimpanan
Simpan pada suhu di bawah 30 derajat Celcius, di tempat kering dan sejuk.

Efek Samping Cardura

Efek samping yang mungkin terjadi selama pengunaan Cardura , antara lain:

  • Mual dan muntah.
  • Pusing, sakit kepala.
  • Nyeri perut bagian atas.
  • Kelelahan.
  • Diare.
  • Nyeri otot, otot melemah dan keram otot.
  • Hipotensi (tekanan darah lebih rendah dari batas normal).

Kontraindikasi
Hindari penggunaan pada pasien dengan kondisi:

  • Pasien yang memiliki riwayat hipersensitif terhadap Doksazosin.
  • Pasien yang memiliki riwayat penyakit hipotensi, infeksi saluran kemih, memiliki riwayat batu ginjal

Interaksi Obat
Tidak boleh diberikan bersamaan dengan golongan obat sebagai berikut:

  • Penghambat PDE-5.
  • Penghambat CYP3A4 yang kuat misalnya klaritromisin, indinavir, itrakonazol, ketokonazol, nefazodon, nelfinavir, ritonavir, saquinavir, telitromisin atau vorikonazol.
  • Simetidin.

Kategori Kehamilan
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Cardura ke dalam kategori C:
Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.

Overdosis

  • Jika overdosis menyebabkan hipotensi (tekanan darah rendah), pasien harus segera ditempatkan dalam posisi terlentang. Tindakan suportif lainnya harus dilakukan jika dianggap tepat dalam kasus individu. Karena Doxazosin Mesylate sangat terikat dengan protein, tindakan dialisis (cuci darah) tidak akan membantu. Penanganan pasien overdosis hanya dapat dilakukan oleh tenaga medis profesional.
Artikel
    Penyakit Terkait