Sukses

Pengertian Candotens

Candotens adalah obat paten (obat dagang) yang mengandung Candesartan. Candotens termasuk ke dalam golongan obat penghambat reseptor angiotensin II yang berguna untuk mengobati penyakit hipertensi. Angiotensin II adalah obat yang mampu menghambat penyempitan pembuluh darah, melebarkan pembuluh darah, dan mengalirkan sirkulasi darah dengan lancar, sehingga tekanan darah dalam tubuh menurun.

Keterangan Candotens

  • Golongan: Obat Keras.
  • Kelas Terapi: Antagonis Angiotensin II.
  • Kandungan: Candesartan 8 mg; Candesartan 16 mg.
  • Bentuk: Tablet.
  • Satuan Penjualan: Strip.
  • Kemasan: Strip @ 10 Tablet.
  • Farmasi: PT Novell Pharmaceutical Lab.

Kegunaan Candotens

Candotens digunakan untuk membantu menurunkan tekanan darah tinggi atau hipertensi, gagal jantung, membantu mencegah stroke, serangan jantung.

Dosis & Cara Penggunaan Candotens

Candotens merupakan obat yang termasuk ke dalam golongan obat keras sehingga pada setiap pembelian nya harus menggunakan resep dokter. Selain itu, dosis penggunaan Candotens juga harus dikonsultasikan dengan dokter dan apoteker terlebih dahulu sebelum digunakan, karena dosis penggunaan nya berbeda-beda setiap individu tergantung berat tidaknya penyakit yang diderita.

  • Untuk pengobatan hipertensi: dosis awal: tablet 8 mg diminum 1 kali sehari. Sebagai dosis pemeliharaan: tablet 8 mg dapat diminum 1 kali sehari , dosis maksimal 32 mg per hari dalam dosis tunggal atau dalam 2 dosis terbagi.
  • Untuk gagal jantung: dosis 4 mg, diminum 1 kali sehari. Maksimal dosis 32 mg per hari.

Cara Penyimpanan
Simpan pada suhu 15-30 derajat Celcius, di tempat kering dan sejuk.

Efek Samping Candotens

Efek samping yang mungkin timbul akibat penggunaan Candotens, antara lain:

  • Pusing.
  • Sakit kepala.
  • Vertigo.
  • Nyeri punggung.
  • Infeksi saluran pernapasan atas (faringitis, rhinitis)
  • Hipotensi.
  • Hiperkalemia (meningkatnya kadar kalium dalam darah).
  • Peningkatan kreatinin serum.


Kontraindikasi
Sebaiknya tidak digunakan pada pasien untuk kondisi di bawah ini:

  • Pasien yang memiliki riwayat angioedema.
  • Penderita gangguan hati berat atau kolestasis.
  • Penggunaan bersamaan dengan aliskiren pada pasien dengan diabetes.
  • Kehamilan.


Interaksi Obat
Berikut ini adalah interaksi yang dapat terjadi jika menggunakan Candotens bersama dengan obat-obatan lain:

  • Berpotensi meningkatkan kadar obat lithium dalam darah.
  • Mengurangi efek antihipertensi dan meningkatkan risiko gangguan fungsi ginjal, jika dikonsumsi bersama dengan obat antiinflamasi nonsteroid.
  • Konsumsi Candotens bagi penderita diabetes yang juga mengonsumsi obat aliskiren, berpotensi meningkatkan terjadinya gagal ginjal, hipotensi, dan hiperkalemia.


Kategori Kehamilan
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Candotens ke dalam Kategori D:
Terbukti menimbulkan resiko terhadap janin manusia, tetapi besarnya manfaat yang diperoleh jika digunakan pada wanita hamil dapat dipertimbangkan (misalnya jika obat diperlukan untuk mengatasi situasi yang mengancam jiwa atau penyakit serius dimana obat yang lebih aman tidak efektif atau tidak dapat diberikan).

Overdosis

  • Gejala: Hipotensi (tekanan darah rendah) dan pusing.
  • Pengobatan: Jika gejala hipotensi terjadi, pengobatan gejala harus dimulai dan pantau tanda-tanda vital. Pasien harus diletakkan terlentang dengan kaki ditinggikan. Jika ini tidak cukup, volume plasma harus ditingkatkan dengan infus, misalnya larutan garam isotonik. Produk obat simpatomimetik dapat diberikan jika tindakan yang disebutkan sebelumnya tidak cukup. Candotens tidak dapat dihilangkan dengan hemodialisis (cuci darah). Penanganan pasien overdosis hanya dapat dilakukan oleh tenaga medis profesional.

 

Artikel
    Penyakit Terkait