Sukses

Pengertian Caldana Flex

Caldana Flex adalah suplemen makanan yang digunakan untuk membantu memelihara kesehatan tulang dan sendi. Caldana Flex mengandung glucosamine, yang dilengkapi dengan kandungan vitamin dan mineral. Glucosamine dalam tubuh mempunyai peran menjaga kesehatan tulang rawan untuk menopang tulang di persendian.

Keterangan Caldana Flex

  • Golongan: Vitamin dan Suplemen.
  • Kelas Terapi: Suplemen dan Terapi Penunjang.
  • Kandungan: Kalsium karbonat 500 mg, glucosamine HCl 750 mg, Vitamin D3 5 mcg, magnesium 50 mg, zinc 7.5 mg.
  • Bentuk: Kaplet Salut Selaput.
  • Satuan Penjualan: Strip.
  • Kemasan: Strip @ 6 Kaplet.
  • Farmasi: PT Medikon Prima Laboratories.

Kegunaan Caldana Flex

Caldana Flex digunakan untuk meringankan gejala osteoarthritis, rematik, dan gangguan pada tulang dan persendian, seperti nyeri sendi, bengkak, dan kekakuan yang disebabkan oleh arthritis, serta membantu menjaga kesehatan tulang dan sendi.

Dosis & Cara Penggunaan Caldana Flex

Cara Penggunaan Caldana Flex adalah sebagai berikut:

Aturan penggunaan: 1 kaplet, diminum 1-2 kali sehari setelah makan.

Cara Penyimpanan
Simpan pada suhu di bawah 30 derajat Celcius, di tempat kering dan sejuk.

Efek Samping Caldana Flex

Efek samping yang mungkin terjadi pada penggunaan Caldana Flex, antara lain:

  • Ketidaknyamanan lambung.
  • Gangguan pencernaan.
  • Sembelit, sakit perut.
  • Jantung berdebar dan sakit kepala.

Kontraindikasi
Hindari penggunaan Caldana Flex pada pasien yang memiliki indikasi:

  • Hiperkalsemia (kadar kalsium darah yang tinggi).
  • Nefrolitiasis (batu ginjal).
  • Hipervitaminosis D (kadar abnormal vitamin D yang tersimpan dalam tubuh hingga dapat menyebabkan keracunan),
  • Hipofosfatemia (kadar fosfat yang sangat rendah pada darah).

Interaksi Obat
Berikut adalah beberapa interaksi obat yang umumnya terjadi pada Caldana Flex:

  • Penggunaan bersamaan dengan warfarin bisa meningkatkan international normalized ratio (INR).
  • Dapat mempengaruhi penyerapan tetrasiklin bila digunakan bersamaan.
  • Penggunaan bersamaan dengan kortikosteroid sistemik dapat mengurangi penyerapan kalsium.
  • Diuretik tiazid dapat menurunkan ekskresi kalsium urin.
  • Penggunaan bersamaan dengan resin penukar ion dapat mengurangi penyerapan vitamin D pada pencernaan.
  • Hiperkalsemia dapat meningkatkan toksisitas glikosida jantung selama terapi bersamaan dengan kalsium dan vitamin D.
  • Bifosfonat atau natrium fluorida harus diberikan setidaknya 3 jam sebelum menggunakan sediaan yang mengandung kalsium.
Artikel
    Penyakit Terkait