Sukses

Pengertian Bronchopront

Bronchopront adalah obat yang diproduksi oleh PT. Combiphar. Bronchopront digunakan untuk mengencerkan dahak pada gangguan saluran pernapasan, melegakan saluran pernapasan. Bronchopront bekerja dengan memecah serat dahak yang membuat dahak lebih tipis dan kurang kental sehingga lebih mudah dikeluarkan bersamaan dengan batuk. Selain dengan penggunaan obat-obatan, untuk membantu mempermudah pengeluaran dahak, pasien dianjurkan untuk banyak meminum air hangat dan hindari makanan yang banyak mengandung minyak.

Keterangan Bronchopront

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Obat Batuk dan Pilek
  • Kandungan: Ambroxol 15 mg / 5 mL
  • Bentuk: Sirup
  • Satuan Penjualan: Botol
  • Kemasan: Botol @ 100 mL
  • Farmasi: PT. Combiphar

Kegunaan Bronchopront

Bronchopront digunakan untuk mengencerkan dahak dan melegakan saluran pernapasan.

Dosis & Cara Penggunaan Bronchopront

Bronchopront merupakan obat yang termasuk ke dalam golongan obat keras sehingga pada setiap pembeliannya harus menggunakan resep dokter. Selain itu, dosis penggunaan Bronchopront juga harus dikonsultasikan dengan dokter dan apoteker terlebih dahulu sebelum digunakan, karena dosis penggunaannya berbeda-beda setiap individu tergantung berat tidaknya penyakit yang diderita.

  • Anak usia 2-5 tahun: 1/2-1 sendok takar (2.5-5 ml), diberikan 3 kali sehari.
  • Anak usia 6-12 tahun: 1-2 sendok takar (5-10 ml), diberikan 2-3 kali sehari
  • Dewasa dan anak usia > 12 tahun: 2 sendok takar (10 ml), diberikan 3 kali sehari.

Cara Penyimpanan
Simpan pada suhu di bawah 30 ° C. Lindungi dari cahaya.

Efek Samping Bronchopront

Efek samping penggunaan Bronchopront yang mungkin terjadi adalah:

  • Mulas
  • Mulut kering atau tenggorokan kering
  • Rasa berubah
  • Mual, muntah
  • Diare
  • Pencernaan yang terganggu

Kontraindikasi
Tidak boleh diberikan pada pasien yang hipersensitif terhadap Ambroxol.

Interaksi Obat

  • Meningkatkan risiko berkurangnya sekresi jika diberikan bersamaan dengan antitusif.
  • Meningkatkan konsentrasi serum jika diberikan bersamaan dengan antibiotik (misalnya Cefuroxime, doksisiklin, eritromisin).
Artikel
    Penyakit Terkait