Sukses

Pengertian Brommer

Brommer adalah obat dagang yang mengandung zat aktif berupa ambroxol. Obat ini digunakan untuk mengencerkan dahak, dan biasa dikombinasikan dengan obat lainnya untuk membantu menangani batuk berdahak.

Kandungan ambroxol bekerja dengan memecah serat dahak sehingga lebih mudah dikeluarkan bersamaan dengan batuk.

Meski jumlah dahak akhirnya menurun, kekentalannya tetap rendah selama penggunaan Brommer tetap dipertahankan. Pipa saluran pernapasan pun lebih terbuka dan napas terasa lega.

Artikel Lainnya: Batuk Berdahak Terus-menerus, Awas Bronkiektasis!

Keterangan Brommer

Berikut adalah keterangan obat Brommer yang sebaiknya diketahui:

  • Golongan: Obat Keras.
  • Kelas Terapi: Obat Batuk dan Pilek.
  • Kandungan: Ambroxol 30 mg.
  • Bentuk: Tablet.
  • Satuan Penjualan: Strip.
  • Kemasan: Strip @ 10 Tablet.
  • Farmasi: Mersifarma Tirmaku Mercusana.
  • Harga: Rp3.000 - Rp9.000/ Strip.

Kegunaan Brommer

Fungsi dari Brommer adalah untuk mengobati penyakit saluran napas akut dan kronis yang berhubungan dengan penumpukan dahak, terutama pada eksaserbasi bronkitis kronis, bronkitis asmatik, dan asma bronkial.

Artikel Lainnya: Ingin Buang Dahak di Tempat Umum, Ini Tipsnya

Dosis & Cara Penggunaan Brommer

Penggunaan Brommer harus dengan dokter.

  • Dewasa: 1 tablet, diminum 3x sehari. Pada pengobatan jangka panjang bisa dikurangi menjadi 2x sehari.
  • Anak-anak: dosis 1.2-1.6 mg/kgBB per hari. 

Cara Penyimpanan Brommer

Simpan di tempat kering dan sejuk pada suhu di bawah 30 °C.

Efek Samping Brommer

Terdapat efek samping yang mungkin muncul selama penggunaan Brommer, yakni: 

Artikel Lainnya: Arti Kesehatan di Balik Warna Dahak

Kontraindikasi

Tidak boleh digunakan oleh mereka yang hipersensitif terhadap komponen di dalam obat. 

Interaksi Obat

Mengonsumsi Brommer secara bersamaan dengan obat-obatan tertentu dapat memicu interaksi. Contohnya: 

  • Meningkatkan risiko sulitnya pengeluaran dahak apabila digunakan bersamaan dengan antitusif.
  • Meningkatkan konsentrasi serum dengan antibiotik (misalnya doxycycline, erythromycin, cefuroxime).

Kategori Kehamilan

Kategori C: Studi pada hewan telah menunjukkan efek samping pada janin. Namun, tidak ada penelitian yang memadai pada manusia. Obat dapat dikonsumsi hanya jika manfaatnya melebihi potensi risiko. 

Peringatan Menyusui

Informasi data tidak tersedia. Konsultasikan kepada dokter sebelum mengonsumsi obat ini.

Artikel
    Penyakit Terkait