Sukses

Pengertian Bromika

Bromika adalah obat yang digunakan untuk meredakan batuk berdahak dengan cara mengencerkan dahak. Dengan demikian, dahak akan lebih mudah keluar bersamaan dengan batuk.

Meski fungsi Bromika dapat mengencerkan dahak, obat ini tidak dapat digunakan untuk menurunkan frekuensi batuk. 

Selama pengobatan dengan Bromika, hindarilah makanan seperti gorengan dan makanan lain yang banyak mengandung minyak. Minum air hangat direkomendasikan untuk membantu melegakan tenggorokan.

Artikel Lainnya: Jangan Konsumsi Makanan dan Minuman Ini Saat Batuk

Keterangan Bromika

Berikut adalah keterangan Bromika, mulai dari golongan obat hingga harga:

  • Golongan: Obat Bebas Terbatas.
  • Kelas Terapi: Obat Batuk dan Pilek.
  • Kandungan: Bromhexine HCl 4 mg, Ethanol 3.5% Per 5 mL.
  • Bentuk: Elixir.
  • Satuan Penjualan: Botol.
  • Kemasan: Botol @ 60 mL.
  • Farmasi: Ikapharmindo Putramas.
  • Harga: Rp15.000 - Rp26.500/ Botol.

Kegunaan Bromika

Bromika digunakan untuk meredakan batuk berdahak dan mempermudah pengeluaran dahak.

Artikel Lainnya: Kenali Perbedaan Batuk TBC dan Batuk Biasa

Dosis & Cara Penggunaan Bromika

  • Dewasa dan anak usia > 12 tahun: 2-4 sendok takar (10-20 mL), diminum 3 kali sehari.
  • Anak usia 6-11 tahun: 2 sendok takar (10 mL), diminum 3 kali sehari.
  • Anak usia 2-5 tahun: 1 sendok takar (5 mL), diminum 2 kali sehari.

Cara Penyimpanan Bromika

Simpan di bawah 25 derajat Celsius, di tempat kering dan sejuk.

Efek Samping Bromika

Efek samping yang bisa muncul selama penggunaan Bromika, yakni:

  • Mual.
  • Muntah.
  • Sakit perut bagian atas.
  • Diare. 
  • Sakit kepala.
  • Pusing.
  • Berkeringat.
  • Ruam kulit.
  • Angioedema.
  • Bronkospasme.

Artikel Lainnya: Bayi Batuk Berdahak, Bagaimana Cara Mengeluarkannya?

Kontraindikasi

Hindari penggunaan obat pada pasien yang hipersensitif terhadap bromhexine.

Interaksi Obat

Bromika tidak boleh digunakan secara bersamaan dengan obat-obatan berikut:

  • Doxycycline. 
  • Cefuroxime. 
  • Amoxicillin.
  • Erythromycin.

Kategori Kehamilan

Tanyakan terlebih dahulu kepada dokter sebelum mengonsumsi obat ini.

Peringatan Menyusui

Tidak diketahui apakah bromhexine diekskresikan dalam ASI atau memiliki efek merugikan pada bayi yang disusui. Oleh karena itu, obat ini tidak direkomendasikan untuk wanita menyusui, kecuali apabila manfaatnya melebihi potensi risiko.

Artikel
    Penyakit Terkait