Sukses

Pengertian Bromhexine

Bromhexine adalah obat yang digunakan untuk mengencerkan dahak di saluran napas. Obat  ini tersedia dalam bentuk tablet dan injeksi.

Bromhexine bekerja dengan cara mengahmbat histamin sehingga dahak dapat keluar dengan lebih mudah.

Artikel Lainnya: Beda Warna Dahak, Beda Pula Penanganannya

Keterangan Bromhexine

Berikut adalah keterangan obat Bromhexine yang sebaiknya diketahui:

1. Bromhexine Tablet

  • Golongan: Obat Bebas Terbatas.
  • Kategori: Sediaan Batuk dan Pilek.
  • Kandungan: Bromhexine HCl 8 mg.
  • Bentuk: Tablet.
  • Satuan Penjualan: Strip.
  • Kemasan: Box, 10 Strip @ 10 Tablet.
  • Farmasi: PT Erlimpex.
  • Merk dagang yang beredar di Indonesia: Bisolvon, Wibrom, Exovon, Bromifar, Hexon, Farmavon.
  • Harga: Rp. 800 - Rp. 3.000/ Strip.

2. Bromhexine Injeksi

  • Golongan: Obat Keras.
  • Kategori: Sediaan Batuk dan Pilek.
  • Kandungan: Bromhexine HCl 2 mg/mL.
  • Bentuk: Ampul.
  • Satuan Penjualan: Ampul.
  • Kemasan: Box, 10 Ampul @ 2 mL.
  • Farmasi: PT Pratapa Nirmala.
  • Merk dagang yang beredar di Indonesia: Bisolvon, Farmavon.

Kegunaan Bromhexine

Obat Bromhexine berfungsi untuk mengencerkan dahak pada saluran napas.

Artikel Lainnya: Cara Tepat yang Cepat Atasi Batuk Berdahak

Dosis dan Cara Penggunaan Bromhexine

Bromhexine tablet merupakan obat bebas terbatas sehingga tidak membutuhkan resep dokter. Sementara, Bromhexine injeksi tergolong obat keras yang harus berdasarkan resep dokter.

Secara umum, aturan penggunaan obat Bromhexine adalah sebagai berikut:

1. Bromhexine Tablet

  • Dewasa: 1-2 tablet, 3x sehari.
  • Anak-anak 2-5 tahun: 1 tablet per hari.
  • Anak-anak 6-11 tahun: 1/2-1 tablet, 3x sehari.
  • Anak-anak usia ≥ 12 tahun: Sama dengan dosis dewasa.

2. Bromhexine Injeksi

  • Dosis: 1 ampul (waktu pemberian 2-3 menit) diberikan sebanyak 2-3 kali sehari. Dapat diberikan sebagai cairan infus intravena bersama glukosa, fruktosa, garam fisiologis, dan larutan ringer.

Cara Penyimpanan Bromhexine

Simpan pada suhu ruangan, jauhkan dari lembap dan paparan cahaya matahari langsung.

Efek Samping Bromhexine

Efek samping penggunaan Bromhexine yang mungkin terjadi, antara lain:

Artikel Lainnya: Lebih Baik Menelan Dahak atau Membuangnya?

 

Kontraindikasi

Jangan memberikan obat ini kepada orang yang hipersensitif terhadap kandungan di dalamnya.

Interaksi Obat

Bromhexine bisa menaikkan penyerapan dari antibiotik apabila digunakan secara bersamaan.

Kategori Kehamilan

Kategori A: Studi terkontrol pada wanita hamil tidak menunjukkan adanya risiko terhadap janin. Kemungkinan untuk membahayakan janin dianggap minim.

Peringatan Menyusui

Tidak diketahui apakah bromhexine dapat masuk ke dalam ASI atau tidak.

Artikel
    Penyakit Terkait