Sukses

Pengertian Broadced

Broadced adalah sediaan injeksi yang mengandung Ceftriaxone disodium. Broadced termasuk dalam golongan antibiotik cephalosporin yang digunakan untuk mengobati infeksi bakteri. Broadced bekerja dengan cara berikatan dengan 1 atau lebih dari protein pengikat penisilin (PBP) yang menghambat sintesis peptidoglikan pada dinding sel bakteri, sehingga menghambat biosintesis dan dinding sel yang mengakibatkan kematian sel bakteri. Dalam satu kemasan terdiri dari 1 vial Broadced 1 gram dan 1 ampul Water for Injection 10 mL. Tersedia pula dalam kemasan Hospital pack yang terdiri dari 1 vial Broadced 1 gram, 1 minibag berisi NaCl 0,9% 50 mL sebagai pelarut dan 1 alat rekonstitusi sistem tertutup untuk menghubungkan vial dengan minibag.

Keterangan Broadced

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Antibiotik Cephalosporin
  • Kandungan: Ceftriaxone 1 gram
  • Bentuk: Vial
  • Satuan Penjualan: Vial
  • Kemasan: 1 Vial @ 1 Gram + 1 Ampul Pelarut 9.6 mL; 1 Vial @ 1 Gram + 1 Flexy Bag Fima Ns 50 mL
  • Farmasi: Dankos Farma/ Kalbe Farma.

Kegunaan Broadced

Broadced digunakan untuk mengobati infeksi saluran pernapasan bawah, saluran kemih, tulang dan sendi, intra-abdominal, kulit, gonore, septikemia bakteri, jika ada kemungkinan komplikasi infeksi yang parah.

Dosis & Cara Penggunaan Broadced

Broadced termasuk dalam golongan obat keras, sehingga penggunaan obat ini harus dengan anjuran dan resep Dokter.

  1. Infeksi saluran napas bawah, saluran kemih, tulang dan sendi, intraabdomen, kulit; gonore, septikemia bakterial, mencegah infeksi saat operasi, bila ada kemungkinan komplikasi infeksi berat.
    • Dewasa dan anak usia > 12 tahun: dosis 1-2 g diberikan 1 kali sehari, tergantung dari jenis dan beratnya infeksi. Maksimal: 4 g setiap hari. Diberikan melalui infus, disuntikkan ke dalam otot (intramuskular) atau disuntikkan melalui pembuluh darah (intravena).
  2. Infeksi gonokokus tanpa komplikasi
    • Dosis pemberian: dosis 250 mg disuntikkan melalui otot (intramuskular) sebagai dosis tunggal.
    • Anak usia <12 tahun dan bayi: untuk infeksi serius selain meningitis: dosis 50-75 mg / kg berat badan/ hari dalam dosis terbagi tiap 12 jam. Maksimal dosis: 2 g / hari. Diberikan melalui infus, disuntikkan ke dalam otot (intramuskular) atau disuntikkan melalui pembuluh darah (intravena).
  3. Meningitis
    • Dosis pemberian: dosis 100 mg / kg berat badan / hari dalam dosis terbagi tiap 12 jam dengan atau tanpa dosis muat 75 mg / kg berat badan. Maksimal: 4 g / hari. Diberikan melalui infus, disuntikkan ke dalam otot (intramuskular) atau disuntikkan melalui pembuluh darah (intravena).
  4. Penggunaan sebelum operasi (mencegah infeksi bedah)
    • Dosis pemberian: dosis 1 g sebagai dosis tunggal, diberikan ½-2 jam sebelum operasi. Diberikan melalui infus, disuntikkan ke dalam otot (intramuskular) atau disuntikkan melalui pembuluh darah (intravena).

Cara Penyimpanan
Simpan pada suhu 20-25 derajat Celcius, di tempat kering dan sejuk.

Efek Samping Broadced

Efek samping penggunaan Broadced yang mungkin terjadi adalah:

  • Mual, muntah dan diare
  • Sakit kepala, pusing
  • Reaksi kulit
  • Eosinofilia (tingginya rasio eosinofil di dalam plasma darah)
  • Trombositosis (tingginya kadar trombosit didalam darah)
  • Leukopenia (rendahnya kadar leukosit didalam darah)
  • Reaksi peradangan pada tempat injeksi

Kontraindikasi
Hindari penggunaan Broadced pada pasien yang memiliki indikasi:

  • Pasien yang sensitif terdahap Ceftriaxone
  • Bayi baru lahir yang mengalami ikterus (kuning)

Interaksi Obat

  • Dapat meningkatkan efek antikoagulan yang efek kerjanya berlawanan dengan vitamin K (misalnya warfarin).
  • Dapat meningkatkan nefrotoksisitas aminoglikosida.
  • Dapat mengurangi efek terapeutik dari vaksin BCG, vaksin tifoid, Na picosulfate.
  • Berpotensi Fatal: Pemberian larutan injeksi intravena yang mengandung kalsium dapat menyebabkan pengendapan kristal di paru-paru dan ginjal.

Kategori Kehamilan
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengategorikan Broadced ke dalam Kategori B:
Studi pada reproduksi hewan tidak menunjukkan risiko janin, tetapi tidak ada studi terkontrol pada wanita hamil atau studi reproduksi hewan telah menunjukkan efek buruk (selain penurunan kesuburan) yang tidak dikonfirmasi dalam studi terkontrol pada wanita hamil trimester pertama (dan tidak ada bukti risiko pada trimester berikutnya).

Overdosis

  • Gejala: Diare, mual dan muntah.
  • Penatalaksanaan: Pengobatan simtomatik. Penanganan pasien overdosis hanya dapat dilakukan oleh tenaga medis profesional.

Perhatian Khusus

  • Pasien yang sensitif terhadap penisilin.
  • Wanita hamil dan menyusui
Artikel
    Penyakit Terkait