Sukses

Pengertian Borraginol-S

Borraginol-S adalah obat yang digunakan untuk pendarahan dan perlukaan akibat wasir baik yang ada diluar maupun didalam. Borraginol-S mengandung Lithospermi radix ekstrak, Prednisolonum, Lidocainum, Aethylis aminobenzoas dan Cetrimide. Obat ini juga dapat mengobati perlukaan lain pada area dubur atau perianal, prolapse rektum (keluarnya sebagian usus besar dari anus) dan gatal anus (pruritus ani).
Borraginol-S bekerja sebagai antiphlogistic (obat yang dapat mencegah dan melawan peradangan), analgesik (penghilang rasa sakit), antiseptik, antipruritik (penghilang rasa gatal) dan hemostatik (menghentikan perdarahan) pada wasir, perdarahan hemoroid, luka dan luka bakar, serta membantu pembentukan granulasi dan epitel luka ulserasi. Komposisi Aethylis aminobenzoas termasuk dalam golongan obat analgesik (mempunyai efek sebagai penghilang rasa sakit), sedangkan Prednisolonum bekerja dengan mengurangi peradangan.

Keterangan Borraginol-S

  1. Borraginol S Suppositoria
    • Golongan: Obat Keras
    • Kelas Terapi: Anti Hemoroid atau Obat Wasir
    • Kandungan: Lithospermi radix ekstrak 0.09 mg, Prednisolonum 10 mg, Lidocainum 0.25 mg, Aethylis aminobenzoas 0.25 mg, Cetrimide 1.25 mg
    • Bentuk: Suppositoria
    • Satuan Penjualan: Strip
    • Kemasan: Strip @5 Suppositoria
    • Farmasi: Takeda Indonesia.
  2. Borraginol S Salep
    • Golongan: Obat Keras
    • Kelas Terapi: Anti Hemoroid atau Obat Wasir
    • Kandungan: Lithospermi radix ekstrak 0.09 mg, Prednisolonum 10 mg, Lidocainum 0.25 mg, Aethylis aminobenzoas 0.25 mg, Cetrimide 1.25 mg
    • Bentuk: Salep.
    • Satuan Penjualan: Tube
    • Kemasan: Tube 15 Gram
    • Farmasi: Takeda Indonesia.

Kegunaan Borraginol-S

Wasir internal dan eksternal; perdarahan hemoroid, luka anal dan perineum, prolaps anal dan fistula, periproctitis, pruritus anal.

Dosis & Cara Penggunaan Borraginol-S

Dosis pemakaian Borraginol S harus berdasarkan Resep Dokter. Aturan penggunaan: 

  • Borraginol-S Suppositoria: 1 Suppositoria penggunaan dengan di masukkan ke dalam dubur, 3 kali sehari.
  • Borraginol-S Salep: 2-5 gram salep pada sepotong kassa lalu tempelkan pada tempat yang radang, oleskan 2-3 kali sehari.

Efek Samping Borraginol-S

Efek Samping yang mungkin terjadi adalah alergi kulit, hentikan penggunaan jika alergi semakin parah, kulit terasa terbakar, pruritus, urtikaria, edema.

Kontraindikasi:
Hipersensitif terhadap kandungan obat.

Interaksi Obat :

  • Borraginol S memiliki kandungan prednisolone yang pada dapat berinteraksi dengan bupropion, dimana kombinasi keduanya dapat meningkatkan risiko kejang.
  • Antibiotik jenis ciprofloxacin dapat berinteraksi dengan prednisolone dan meningkatkan efek samping yang mungkin timbul.

Keamanan Kehamilan:
Salah satu kandungan aktif obat ini yaitu prednisolone dan diketahui termasuk dalam kategori C untuk ibu hamil, serta kategori D untuk kehamilan trismester pertama. Dimana hal itu memiliki arti:

  • Kategori C: Studi pada binatang percobaan memperlihatkan adanya efek samping pada janin (teratogenik atau embriosidal atau efek samping lainnya) dan belum ada studi terkontrol pada wanita, atau studi terhadap wanita dan binatang percobaan tidak dapat dilakukan.
  • Kategori D: Terbukti menimbulkan resiko terhadap janin manusia, tetapi besarnya manfaat yang diperoleh jika digunakan pada wanita hamil dapat dipertimbangkan (misalnya jika obat diperlukan untuk mengatasi situasi yang mengancam jiwa atau penyakit serius dimana obat yang lebih aman tidak efektif atau tidak dapat diberikan).
  • Meskipun belum diketahui apakah bahan aktif Borraginol S terekstraksi pada ASI ibu menyusui, sebaiknya konsultasikan dengan Dokter Anda sebelum menggunakannya.

 

Artikel
    Penyakit Terkait