Sukses

Pengertian Boncerin

Boncerin adalah produk obat dengan bentuk sediaan kapsul yang diproduksi oleh Meprofarm. Boncerin memiliki kandungan Diacerein yang digunakan sebagai vitamin dan membantu mengurangi osteoarthritis (pengeroposan tulang yang menyebabkan nyeri pada sendi). Diacerein adalah turunan antrakuinon yang telah digunakan dalam pengobatan osteoartritis.

Keterangan Boncerin

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Obat yang Bertindak pada Sistem Muskuloskeletal
  • Kandungan: Diacerein 50 mg
  • Bentuk: Kapsul
  • Satuan Penjualan: Strip
  • Kemasan: Box, 3 Strip @10 Kapsul
  • Farmasi: Meprofarm

Kegunaan Boncerin

Boncerin digunakan untuk mengobati osteoarthritis.

Dosis & Cara Penggunaan Boncerin

Boncerin merupakan obat yang termasuk ke dalam golongan obat keras sehingga pada setiap pembeliannya harus menggunakan resep dokter. Selain itu, dosis penggunaan Boncerin juga harus dikonsultasikan dengan dokter dan apoteker terlebih dahulu sebelum digunakan, karena dosis penggunaannya berbeda-beda setiap individu tergantung berat tidaknya penyakit yang diderita.

Dewasa: 1 kapsul diminum 2 kali sehari selama 6 bulan. Diberikan sesudah makan.

Cara Penyimpanan
Simpan pada suhu antara 15-25 ° C.

Efek Samping Boncerin

Efek samping yang mungkin terjadi selama penggunaan Boncerin, antara lain:

  • Diare.
  • Nyeri ulu hati.
  • Mual, muntah.
  • Urine berwarna kuning pekat.

Kontraindikasi
Hindari penggunaan Boncerin pada pasien yang memiliki indikasi:

  • Wanita hamil dan menyusui.
  • Hipersensitif terhadap turunan antrakuinon.

Interaksi Obat
Berikut adalah beberapa Interaksi obat: yang umumnya terjadi saat penggunaan Boncerin:

  • Mengurangi penyerapan jika diberikan bersamaan dengan aluminium atau antasida magnesium hidroksida.
  • Meningkatkan risiko diare jika diberikan bersamaan dengan obat pencahar, antibiotik.
  • Hindari pemberian bersamaan dengan serat dan fitat.

Overdosis

  • Pemberian Boncerin yang melebihi dosis yang dianjurkan akan menimbulkan gejala, seperti diare.
  • Jika terjadi overdosis, segera lakukan pengobatan simptomatik (dibantu oleh tenaga medis profesional).
Artikel
    Penyakit Terkait