Sukses

Pengertian Bon-One

Bon-One merupakan obat yang mengandung Alfacalcidol. Alfacalcidol berfungsi sebagai terapi pada penderita osteoporosis (pengroposan tulang), membantu memperbaiki gejala karena metabolisme vitamin D yang abnormal  pada gagal ginjal kronik, hipoparatiroidisme (kelenjar paratiroid dalam tubuh hanya mengeluarkan hormon paratiroid dalam jumlah sedikit), rickets (gangguan pada tulang, di mana kalsium gagal disimpan dalam tulang) yang resisten vitamin D dan osteomalasia (kelainan pada tulang, sehingga tulang menjadi lunak dan rapuh).

Keterangan Bon-One

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Obat Metabolisme Tulang
  • Kandungan: Alfacalcidol 0.25 mcg; Alfacalcidol 0.5 mcg; Alfacalcidol 1 mcg
  • Bentuk: Tablet
  • Satuan Penjualan: Strip
  • Kemasan: Strip @ 10 Tablet
  • Farmasi: Dipa Pharmalab Intersains.

Kegunaan Bon-One

Membantu memperbaiki gejala karena metabolisme vitamin D yang abnormal pada gagal ginjal kronik, hipoparatiroidisme, rikckets yang resisten vitamin D dan osteomalasia.

Dosis & Cara Penggunaan Bon-One

Bon-One termasuk dalam golongan obat keras sehingga penggunaannya harus berdasarkan resep Dokter. Aturan penggunaan:

  • Osteoporosis dan gagal ginjal kronik pada dewasa
    0,5-1 mcg sehari sekali.
  • Osteoporosis pada anak
    0,01-0,03 mcg sehari sekali.
  • Penyakit lain yang berkaitan dengan metabolisme vitamin D abnormal
    Diberikan 1-4 mcg sehari sekali.

Efek Samping Bon-One

Efek samping yang mungkin terjadi apabila mengkonsumsi Bon-One adalah:

  • Anorexia (gangguan makan yang ditandai dengan penolakan untuk mempertahankan berat badan yang sehat dan rasa takut yang berlebihan terhadap peningkatan berat badan akibat pencitraan diri yang menyimpang)
  • Gangguan sistem pencernaan (mual, muntah, diare)
  • Mudah berkeringat
  • Sakit kepala, vertigo
  • Hipersensitif (muncul ruam merah pada kulit, gatal-gatal/biduran)
  • Hiperkalemia (kelebihan ion kalium di dalam tubuh)
  • Hiperkalsiurea (kelebihan kalsium di dalam tubuh).

Kontraindikasi:

  • Tidak boleh di berikan pada pasien yang memiliki riwayat hipersensitif terhadap alfacalcidol
  • Tidak boleh di berikan pada pasien yang memiliki riwayat penyakit hiperfosfatemia (kelebihan fosfat di dalam tubuh).

Interaksi Obat:

  • Thiazide dapat meningkatkan resiko hiperkalemia
  • Beberapa obat antiepilepsi seperti carbamazepine, phenobarbital, phenitoin dan primidone dapat meningkatkan vitamin D
  • Rifampicin, isoniazid dan kortikosteroid dapat menurukan efek dari vitamin D.
Artikel
    Penyakit Terkait