Sukses

Pengertian Blopress

Blopress merupakan sediaan obat berbentuk tablet yang di produksi oleh PT. Takeda Indonesia. Obat ini tersedia dalam dosis 8 mg dan 16 mg. Blopress mengandung Candesartan yang digunakan untuk membantu mengobati tekanan darah tinggi (hipertensi), membantu mencegah stroke, serangan jantung, dan masalah ginjal. Blopress bekerja dengan relaksasi pembuluh darah sehingga darah dapat mengalir lebih mudah. Selain itu, Blopress juga digunakan utnuk membantu mengobati gagal jantung. Hindari penggunaanBlopress pada anak-anak usia di bawah 1 tahun, ibu hamil dan menyusui.

Keterangan Blopress

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Antagonis Angiotensin II
  • Kandungan: Candesartan 8 mg; Candesartan 16 mg
  • Bentuk: Tablet
  • Satuan Penjualan: Blister
  • Kemasan: Blister @ 7 Tablet
  • Farmasi: PT. Takeda Indonesia.

Kegunaan Blopress

Blopress di gunakan untuk mengatasi hipertensi dan gagal jantung.

Dosis & Cara Penggunaan Blopress

Blopress termasuk dalam golongan obat keras, penggunaannya harus berdasarkan resep Dokter.

Aturan penggunaan Blopress:
Dosis awal: 4 mg sekali sehari. Dosis dapat di tingkatkan menjadi 16 mg sekali sehari. Dapat di minum sebelum atau sesudah makan.

Efek Samping Blopress

Efek samping yang mungkin terjadi selama pemakaian Blopress, seperti sakit kepala, gangguan hati berat, kolestasis (aliran empedu terhambat), pusing.

Kontraindikasi:
Hindari penggunaan Blopress pada pasien:

  • Diketahui hipersensitif terhadap Candesartan.
  • Penderita gangguan hati berat & / atau kolestasis.
  • Kombinasi dengan obat yg mengandung Aliskiren pada pasien dengan diabetes atau gangguan ginjal sedang hingga berat.
  • Pada wanita hamil dan menyusui.

Interaksi Obat:
Tidak boleh di berikan bersamaan dengan golongan obat diuretik hemat-Kalium.

Kategori Kehamilan:
Keamanan kehamilan menurut FDA (Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat) mengkategorikan Blopress ke dalam kategori D dengan penjelasan sebagai berikut:

Terbukti menimbulkan resiko terhadap janin manusia, tetapi besarnya manfaat yang diperoleh jika digunakan pada wanita hamil dapat dipertimbangkan (misalnya jika obat diperlukan untuk mengatasi situasi yang mengancam jiwa atau penyakit serius dimana obat yang lebih aman tidak efektif atau tidak dapat diberikan).

 

Artikel
    Penyakit Terkait