Sukses

Pengertian Berlosid

Berlosid merupakan salah satu jenis obat yang difungsikan untuk mengobati gangguan dan penyakit pada saluran pencernaan manusia, seperti: gastritis (radang lambung), maag, dispepsia (nyeri pada perut bagian atas), hiatus hernia (bagian atas perut menonjol hingga ke bagian bukaan diafragma), tukak lambung, perut kembung dan tukak usus duabelas jari. Berlosid mengandung zat aktif Al(OH)3 dried gel, Mg(OH)2 dan Dimethicone. Obat ini tersedia dalam bentuk tablet kunyah dan sirup.

Keterangan Berlosid

  1. Berlosid Tablet Kunyah
    • Golongan: Obat Bebas.
    • Kelas Terapi: Antasida, Antireflux dan Antiulceran.
    • Kandungan: Al hidroksida 200 mg, Mg hidroksida 200 mg, simetikon 40 mg.
    • Bentuk: Tablet Kunyah.
    • Satuan Penjualan: Strip.
    • Kemasan: Strip @ 10 Tablet Kunyah.
    • Farmasi: PT Berlico Mulia Farma.
  2. Berlosid Sirup
    • Golongan: Obat Bebas.
    • Kelas Terapi: Antasida, Antireflux dan Antiulceran.
    • Kandungan: Per 5 mL mengandung Al hydroxide 200 mg, Mg hidroksida 200 mg, simetikon 40 mg.
    • Bentuk: Sirup.
    • Satuan Penjualan: Botol.
    • Kemasan: Botol @ 60 mL.
    • Farmasi: PT Berlico Mulia Farma.

Kegunaan Berlosid

Berlosid di gunakan untuk mengobati gangguan dan penyakit pada saluran pencernaan, seperti: maag, tukak lambung, tukak duabelas jari, gastritis.

Dosis & Cara Penggunaan Berlosid

  1. Aturan penggunaan Berlosid Tablet 
    • Dewasa: 1 tablet, di minum 4 kali sehari.
    • Anak 6-12 tahun: 1/2 tablet, di minum 4 kali sehari.
  2. Aturan penggunaan Berlosid Sirup 
    • Dewasa: 4 x sehari 1 sendok teh (5 ml).
    • Anak 6-12 tahun: 4 x sehari 1/2 sendok teh (2.5 ml). 

Efek Samping Berlosid

  • Konstipasi (Sembelit)
  • Diare
  • Mual, muntah.

Kontraindikasi
Hindari penggunaan pada pasien:

  • Hipersensitif terhadap komponen dari Berlosid.
  • Disfungsi ginjal berat.

Interaksi Obat
Berlosid dapat menghalangi penyerapan ketokenazol, methenamine, tetrasiklin dan INH.

Artikel
    Penyakit Terkait