Sukses

Pengertian Benzasil

Benzasil adalah produk obat dengan bentuk sediaan gel yang diproduksi oleh First Medipharma. Benzasil memiliki kandungan zat aktif Benzoyl peroxide, sedangkan Benzasil-CL memiliki kandungan Benzoyl peroxide dan Clindamicyn. Benzasil digunakan sebagai membantu mengobati jerawat ringan hingga sedang. Benzasil bekerja dengan mengurangi jumlah bakteri penyebab jerawat dan menyebabkan kulit kering dan mengelupas.

Keterangan Benzasil

  1. Benzasil 
    • Golongan: Obat Keras
    • Kelas Terapi: Antijerawat
    • Kandungan: Benzoyl peroxide 5 %
    • Bentuk: Gel
    • Satuan Penjualan: Pot
    • Kemasan: Pot @ 10 Gram
    • Farmasi: First Medipharma.
  2. Benzasil CL
    • Golongan: Obat Keras
    • Kelas Terapi: Antijerawat
    • Kandungan: Benzoyl peroxide 50 mg dan Clindamicyn 12 mg
    • Bentuk: Gel
    • Satuan Penjualan: Pot
    • Kemasan: Pot @ 10 Gram
    • Farmasi: First Medipharma.

Kegunaan Benzasil

Benzasil digunakan untuk membantu mengurangi peradangan pada jerawat.

Dosis & Cara Penggunaan Benzasil

Benzasil merupakan obat yang termasuk ke dalam golongan obat keras sehingga pada setiap pembeliannya harus menggunakan resep dokter. 

Penggunaan Benzasil: 1-2 kali sehari dengan dioleskan tipis-tipis pada bagian jerawat yang telah dibersikan terlebih dahulu.

Cara Penyimpanan:
Simpan antara suhu 15-30˚C.

Efek Samping Benzasil

Efek samping yang mungkin terjadi selama penggunaan Benzasil antara lain kulit kering, mengelupas, terbakar, iritasi, dan wajah membengkak. Bila efek samping muncul dan memburuk segera hentikan pemakaian dan konsultasikan segera ke dokter.

Kontraindikasi:
Hindari penggunaan Benzasil pada pasien yang memiliki indikasi Hipersensitif terhadap kandungan Benzoyl peroxide dan Clindamicyn.

Interaksi obat:
Berikut adalah beberapa Interaksi obat: yang umumnya terjadi saat penggunaan Benzasil:

  • Berkurangnya keampuhan dan meningkatkan iritasi jika diberikan bersama tretinoin, isotretinoin, dan tazarotene secara bersamaan.
  • Perubahan warna rambut wajah ( menjadi kuning) dengan produk yang mengandung sulfonamid.

Kategori kehamilan:
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengategorikan Benzasil ke dalam Kategori C:
Studi pada binatang percobaan memperlihatkan adanya efek samping pada janin (teratogenik atau embriosidal atau efek samping lainnya) dan belum ada studi terkontrol pada wanita, atau studi terhadap wanita dan binatang percobaan tidak dapat dilakukan. Obat hanya dapat diberikan jika manfaat yang diperoleh melebihi besarnya risiko yang mungkin timbul pada janin.

Overdosis:

  • Penggunaan Benzasil yang melebihi dosis yang diresepkan akan menimbulkan gejala, seperti iritasi parah.
  • Jika terjadi overdosis, segera lakukan pengobatan simtomatik (dibantu oleh tenaga medis profesional).
Artikel
    Penyakit Terkait