Sukses

Pengertian Benadryl Wet Cough

Benadryl Wet Cough adalah obat yang mengandung zat aktif Bromhexine HCl dan Guaifenesin. Benadryl Wet Cough digunakan untuk mengatasi batuk berdahak dan mempermudah pengeluaran dahak. Bromhexine HCl berfungsi untuk mengencerkan dahak pada saluran pernapasan, Guaifenesin berfungsi untuk memecah mukus (dahak) di saluran pernapasan, menghilangkan sumbatan dahak, dan melancarkan pernapasan. Obat ini tidak menyebabkan kantuk.

Keterangan Benadryl Wet Cough

  • Golongan: Obat Bebas Terbatas
  • Kelas Terapi: Obat Batuk dan Pilek
  • Kandungan: Bromhexine HCl 4mg, Guaifenesin 100mg.
  • Bentuk: Sirup
  • Satuan penjualan: Botol.
  • Kemasan: Box, Botol @ 50 mL
  • Farmasi: Integrated Healthcare Indonesia

Kegunaan Benadryl Wet Cough

Benadryl Wet Cough digunakan untuk meredakan batuk berdahak, mengencerkan dahak, mempermudah mengeluarkan dahak.

Dosis & Cara Penggunaan Benadryl Wet Cough

Cara Penggunaan Benadryl Wet Cough adalah sebagai berikut:

  • Dewasa dan anak usia > 12 tahun: di minum 3 sehari 2 sendok takar (10 ml).
  • Anak 6-12 tahun: di minum 3 sehari 1 sendok takar (5 ml).
  • Anak 2-6 tahun: di minum 2 sehari 1 sendok takar (5 ml).

Cara Penyimpanan
Simpan pada suhu di bawah 30 derajat Celcius, di tempat kering dan sejuk.

Efek Samping Benadryl Wet Cough

Efek samping penggunaan Benadryl Wet Cough yang mungkin terjadi adalah:

  • Alergi
  • Gangguan pernafasan
  • Gangguan saluran cerna
  • Dapat terjadi kenaikan transaminase,
  • Sakit kepala

Kontraindikasi
Hindari penggunaan obat ini pada pasien:

  • Tidak boleh diberikan pada pasien dengan riwayat asma (Kondisi ketika saluran udara meradang, sempit dan membengkak, dan menghasilkan lendir berlebih sehingga menyulitkan bernapas)
  • Penderita glaukoma sudut tertutup (penyakit serius yang membuat tekanan di dalam mata Anda (disebut juga tekanan intraokular) mendadak naik, bahkan dalam hitungan jam)
  • Penderita hpertrofi prostat (atau pembesaran prostat jinak adalah suatu kondisi ketika kelenjar prostat mengalami pembengkakan yang bukan kanker)
  • Penderita tukak peptik (suatu luka pada lapisan mukosa duodenum (bagian atas dari usus kecil) atau lambung
  • Penderita obstruksi leher kandung kemih (penyumbatan yang terjadi pada pangkal kandung kemih)
  • Penderita porfiria (gangguan akibat penumpukan bahan kimia tertentu yang terkait dengan protein sel darah merah).
  • Tidak boleh diberikan pada bayi yang baru lahir prematur dan menyusui.

Interaksi Obat

  • MAOI (monoamine oxidase inhibitors/penghambat monoamine oksidase) dapat memberikan efek antikolinergik yang meningkat dan berkepanjangan.
  • Obat depresan sistem saraf pusat lainnya (misalnya Hipnotik, sedatif, tranquiliser, TCA) dapat menyebabkan efek aditif.

Kategori Kehamilan
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Benadryl Wet Cough Sirup ke dalam Kategori B:
Studi pada reproduksi hewan tidak menunjukkan risiko janin, tetapi tidak ada studi terkontrol pada wanita hamil atau studi reproduksi hewan telah menunjukkan efek buruk (selain penurunan kesuburan) yang tidak dikonfirmasi dalam studi terkontrol pada wanita hamil trimester pertama (dan tidak ada bukti risiko pada trimester berikutnya).

Artikel
    Penyakit Terkait