Sukses

Pengertian Bactesyn Injeksi

Bactesyn Injeksi adalah antibiotik yang berisi Ampicillin dan Sulbactam. Bactesyn digunakan untuk mengatasi infeksi bakteri, terutama infeksi pada saluran pernafasan (bagian atas maupun bawah), ginjal, perut bagian dalam, kulit, tulang dan sendi, serta keracunan darah akibat infeksi. Ampicillin bekerja dengan menghambat pembentukan dinding sel bakteri sehingga pertumbuhan bakteri akan terganggu. Sulbactam menghambat enzim beta laktamase yang dihasilkan oleh bakteri. Untuk mempercepat proses pemulihan, disarankan untuk makan makanan secara teratur dan tidak meminum minuman yang mengandung alkohol paling tidak sampai infeksi telah sembuh. Untuk pencegahan dapat dilakukan dengan membiasakan pola hidup sehat dan bersih, serta olahraga teratur. Bactesyn injeksi tersedia dalam Vial 750 mg dan 1500 mg.

Keterangan Bactesyn Injeksi

  • Golongan: Obat Keras.
  • Kelas Terapi: Antibiotik Penisilin.
  • Kandungan: Ampicillin, Sulbactam.
  • Bentuk: Vial.
  • Satuan Penjualan: Vial.
  • Kemasan: Vial 750 mg dan Vial 1500 mg.
  • Farmasi: Kalbe Farma.

Kegunaan Bactesyn Injeksi

Digunakan untuk Infeksi saluran napas, infeksi saluran kemih, infeksi intraabdomen, septikemia, infeksi tulang dan sendi, infeksi kulit dan struktur kulit.

Dosis & Cara Penggunaan Bactesyn Injeksi

Bactesyn Injeksi termasuk ke dalam golongan obat keras sehingga penggunaannya harus dikonsultasikan dengan Dokter. Dewasa: Infeksi ringan 1,5 - 3 gram/hari, Infeksi sedang 6 gram/hari, Infeksi berat 12 gram/hari (terbagi dalam 3 - 4 dosis). Anak: 150 mg/kgBB/hari (terbagi dalam 3 - 4 dosis).

Efek Samping Bactesyn Injeksi

Efek samping yang mungkin terjadi adalah nyeri dan peradangan di tempat injeksi, mual, muntah, sakit kepala.

Kontraindikasi
Sebaiknya tidak digunakan pada pasien yang sensitif terhadap ampisilin dan sulbactam serta antibiotik golongan Beta laktam yang lain misalnya penisilin.

Interaksi Obat
- Dapat meningkatkan efek toksisitas metotreksat.
- Dapat meningkatkan insiden ruam jika digunakan bersamaan dengan Allopurinol.

Kategori Kehamilan
Keamanan kehamilan menurut FDA (Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat) mengkategorikan Bactesyn Injeksi ke dalam kategori B dengan penjelasan sebagai berikut:
“Studi pada sistem reproduksi binatang percobaan tidak memperlihatkan adanya resiko terhadap janin, tetapi studi terkontrol terhadap wanita hamil belum pernah dilakukan. Atau studi terhadap reproduksi binatang percobaan memperlihatkan adanya efek samping obat (selain penurunan fertilitas) yang tidak diperlihatkan pada studi terkontrol pada wanita hamil trimester I (dan tidak ada bukti mengenai resiko pada trimester berikutnya).”
Penelitian pada hewan tidak selalu bisa dijadikan dasar keamanan pemakaian obat terhadap wanita hamil. Belum adanya penelitian klinis yang memadai dan terkendali dengan baik pada ibu hamil membuat pemakaian obat-obat yang mengandung Bactesyn Injeksi selama kehamilan tetap harus dikonsultasikan terlebih dahulu dengan Dokter."

Artikel
    Penyakit Terkait