Sukses

Pengertian Aromasin

Aromasin adalah obat yang mengandung Exemestane sebagai zat aktifnya. Aromasin termasuk golongan obat antineoplastik, yaitu obat yang menghambat pertumbuhan dan penyebaran sel kanker. Aromasin umumnya digunakan untuk terapi pengobatan kanker payudara jenis tertentu (seperti kanker payudara reseptor hormon positif) pada wanita setelah menopause. Aromasin juga digunakan untuk mencegah terjadi kembalinya kanker. Aromasin bekerja dengan cara menurunkan kadar estrogen yang diproduksi tubuh dan memperlambat pertumbuhan kanker payudara.

Keterangan Aromasin

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Terapi Kanker Hormon
  • Kandungan: Exemestane 25 mg
  • Bentuk: Tablet Salut Gula
  • Satuan Penjualan: Strip
  • Kemasan: Box, 2 Strip @ 15 Tablet
  • Farmasi: Pfizer Indonesia.

Kegunaan Aromasin

Aromasin diindikasikan untuk terapi pengobatan kanker payudara stadium lanjut pada wanita paska menopause.

Dosis & Cara Penggunaan Aromasin

Aromasin termasuk dalam golongan obat keras sehingga hanya bisa didapatkan dan digunakan berdasarkan resep dokter.

Dosis penggunaan: 1 tablet diminum 1 kali sehari sesudah makan.

Cara Penyimpanan
Simpan pada suhu di bawah 30 derajat Celcius, di tempat kering dan sejuk.

Efek Samping Aromasin

Efek samping penggunaan Aromasin yang mungkin terjadi adalah:

  • Muka memerah dan panas
  • Rambut rontok
  • Nyeri pada sendi, tulang atau otot
  • Kelelahan
  • Berkeringat yang tidak biasa
  • Mual
  • Diare
  • Pusing dan kesulitan tidur

Kontraindikasi
Hindari penggunaan pada pasien dengan indikasi:

  • Hipersensitif terhadap komponen obat.
  • Wanita hamil dan menyusui.

Overdosis

Tidak ada penanganan khusus untuk overdosis dan pengobatan harus berdasarkan gejala.

Artikel
    Penyakit Terkait