Sukses

Pengertian Armacort

Armacort Krim adalah obat yang digunakan untuk mengobati penyakit kulit yang peka terhadap antibiotik dan disertai radang. Armacort krim mengandung hydrocortisone (kortikosteroid) dan chloramphenicol (antibiotik). Armacort Krim digunakan untuk meringankan nyeri inflamasi dari dermatosis yang responsif terhadap kortikosteroid dengan komplikasi infeksi sekunder yang disebabkan oleh organisme yang peka terhadap Chloramphenicol.

Keterangan Armacort

  • Golongan: Obat keras
  • Kelas Terapi: Anti infeksi Topikal dengan Kortikosteroid.
  • Kandungan: Chloramphenicol 20 mg, Hydrocortisone acetate 25 mg
  • Bentuk: Salep
  • Satuan Penjualan: Tube
  • Kemasan: Tube @ 5 gram
  • Farmasi: PT Ifars.

Kegunaan Armacort

Armacort bisa digunakan secara topikal untuk mengobati penyakit eksim, dermatitis kontak dan penyakit kulit lain yang peka terhadap chloramphenicol dan kortikosteroid.

Dosis & Cara Penggunaan Armacort

Armacort diberikan dengan dosis sebagai berikut: krim dioleskan pada area kulit terinfeksi 2 kali sehari.

Efek Samping Armacort

Berikut adalah beberapa efek samping yang mungkin terjadi pada penggunaan Armacort:

  • Pada penggunaan jangka panjang, bisa menyebabkan atrofi, striae, telangiectasias, sensasi kulit seperti terbakar, rasa gatal, iritasi, kulit kering, folikulitis, jerawat, hipopigmentasi, dermatitis perioral, dermatitis kontak alergi, infeksi sekunder, dan miliaria.
  • Pada beberapa orang yang peka, kadang menimbulkan reaksi hipersensitif.

Kontraindikasi:
Hipersensitif terhadap kandungan obat.

Interaksi Obat: 
Beberapa obat yang dapat berinteraksi jika digunakan bersama hydrocortisone, antara lain adalah:

  • Thiazide; dapat meningkatkan efek hiperglikemia dan hipokalemia.
  • Obat antiinflamasi nonsteroid; dapat meningkatkan risiko ulkus peptis dan perdarahan saluran pencernaan.
  • Antimuskarinik dan salisilat; dapat menurunkan serum plasma baik antimuskarinik maupun salisilat.
  • Carbamazepine, phenytoin, pirimidone, barbiturat, atau rifampicin; dapat menurunkan kinerja hydrocortisone.
  • Estrogen dan obat kontrasepsi oral; dapat meningkatkan efek dari hydrocortisone.
  • Ciclosporin dan kortikosteroid; dapat saling menghambat dan meningkatkan kosentrasi plasma.

Keamanan kehamilan:
FDA (badan pengawas obat dan makanan amerika serikat) mengkategorikan Armacort Krim kedalam kategori C dengan penjelasan sebagai berikut:
Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.

Artikel
    Penyakit Terkait