Sukses

Pengertian Arkine

Arkine adalah obat yang mengandung Trihexyphenidyl HCl. Arkine digunakan untuk mengatasi penyakit Parkinson dan mengatasi gejala ekstrapiramidal akibat obat. Penyakit parkinson membuat penderita terhambat dalam pergerakan tubuhnya karena terjadi degenerasi sel saraf secara bertahap pada otak bagian tengah yang berfungsi mengatur gerakan tubuh.

Keterangan Arkine

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Antiparkinsone
  • Kandungan: Trihexyphenidyl HCl 2 mg
  • Bentuk: Kaplet
  • Satuan Penjualan: Strip
  • Kemasan: Box, 10 Strip @ 10 Kaplet
  • Farmasi: Pyridam Farma.

Kegunaan Arkine

Arkine digunakan untuk terapi pengobatan parkinsonisme dan dan mengatasi gejala ekstrapiramidal akibat obat, seperti penderita melakukan gerakan-gerakan yang tak disadari dan sulit dikendalikan.

Dosis & Cara Penggunaan Arkine

Arkine termasuk dalam golongan obat keras sehingga hanya bisa didapatkan dan digunakan berdasarkan resep dokter.

  1. Parkinsonisme
    • Hari-1: diberikan dosis 1 mg.
    • Hari ke-2: diberikan dosis 2 mg, dosis selanjutnya ditingkatkan menjadi 2 mg/hari dengan jarak pemberian 3-4 hari, sampai dengan 6-10 mg perhari dalam 3-4 dosis terbagi. Beberapa pasien mungkin membutuhkan dosis total 12-15 mg perhari.
  2. Parkinson yang diinduksi oleh obat
    • Dosis pemberian: dosis 5-15 mg perhari, disarankan untuk pemberian dosis pada terapi awal dengan 1 mg dosis tunggal.
    • Pasien usia > 65 tahun perlu dosis lebih kecil.

Cara Penyimpanan
Simpan pada suhu 20-25 derajat Celcius, di tempat kering dan sejuk.

Efek Samping Arkine

Efek samping penggunaan Arkine yang mungkin terjadi adalah:

  • Mulut kering
  • Mual, muntah
  • Konstipasi (sembelit)
  • Pusing, sakit kepala
  • Penglihatan kabur
  • Mengantuk
  • Gugup
  • Detak jantung cepat
  • Peningkatan ketegangan intraokular, glaukoma sudut tertutup

Kontraindikasi
Hindari penggunaan pada pasien yang memiliki riwayat hipersensitif terhadap trihexphenidyl.

Interaksi Obat

  • Peningkatan efek samping antimuskarinik jika diberikan bersamaan dengan fenotiazin, clozapine, antihistamin, disopiramid, nefopam dan amantadine.
  • Efek sinergis bila digunakan secara bersamaan dengan TCA.
  • Pemberian bersamaan dengan MAOI dapat menyebabkan mulut kering, penglihatan kabur, ragu-ragu atau retensi urin dan sembelit.
  • Dapat melawan efek metoclopramide dan domperidone pada fungsi saluran cerna.
  • Penurunan absorpsi levodopa.
  • Dapat melawan efek parasimpatomimetik.

Kategori Kehamilan
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Arkine ke dalam Kategori C:
Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.

Overdosis

  • Gejala: Kemerahan, kulit kering, pupil membesar, mulut dan lidah kering, detak jantung cepat, pernapasan cepat, hiperpireksia, hipertensi, mual, muntah, ruam pada wajah atau tubuh bagian atas; kegelisahan, kebingungan, halusinasi, reaksi paranoid dan psikotik, inkoordinasi, delirium dan kadang-kadang kejang; Depresi sistem saraf pusat, koma, kegagalan sirkulasi dan pernapasan, kematian.
  • Penatalaksanaan: Pengobatan simtomatik dan suportif. Pertahankan jalan napas yang adekuat. Berikan diazepam untuk mengontrol kejang tetapi pertimbangkan risiko depresi sistem saraf pusat. Hipoksia dan asidosis harus diperbaiki. Penanganan pasien overdosis hanya dapat dilakukan oleh tenaga medis profesional.
Artikel
    Penyakit Terkait