Sukses

Pengertian Antihemoroid

Antihemoroid adalah sediaan obat dalam bentuk supositoria. Antihemoroid digunakan untuk membantu mengobati wasir yang disertai dengan pendarahan, luka terbuka pada dubur, anal prolapse (adanya bagian dinding rektum keluar dari anus), periproctitis (peradangan pada rektum), serta gatal-gatal pada dubur. Obat ini digunakan dengan cara memasukkan obat kedalam dubur (anus).

Keterangan Antihemoroid

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Antihemoroid
  • Kandungan: Bismuth Subgallate 150 mg, Hexachlorophene 2.5 mg, Lignocaine 10 mg, Zinc Oxide120 mg.
  • Bentuk: Suppositoria
  • Satuan Penjualan: Suppositoria
  • Kemasan: Box, 10 Suppositoria @ 2 gram
  • Farmasi: Kimia Farma

Kegunaan Antihemoroid

Antihemoroid digunakan untuk mengobati wasir yang disertai dengan pendarahan, luka terbuka pada dubur, anal prolapse, periproctitis, serta gatal-gatal pada dubur.

Dosis & Cara Penggunaan Antihemoroid

Antihemoroid merupakan obat yang termasuk ke dalam golongan obat keras sehingga pada setiap pembeliannya harus menggunakan resep dokter. Selain itu, dosis penggunaan Antihemoroid juga harus dikonsultasikan dengan dokter dan apoteker terlebih dahulu sebelum digunakan.

Dosis pemberian: 1 suppositoria dimasukkan ke dalam dubur, sebanyak 1-2 kali sehari. Sebaiknya diberikan pada pagi dan malam hari sebelum tidur.

Cara Penyimpanan
Simpan ditempat yang sejuk dan kering, terlindung dari cahaya.

Efek Samping Antihemoroid

Efek samping penggunaan Antihemoroid yang mungkin terjadi adalah:ritasi dan gatal-gatal

Kontraindikasi
Hindari pemberian pada pasien yang hipersensitif (reaksi berlebihan atau sangat sensitif) terhadap kandungan dalam obat tersebut.

Artikel
    Penyakit Terkait