Sukses

Pengertian Anbacim

Anbacim adalah obat yang digunakan untuk mengobati infeksi saluran napas atas dan bawah, saluran kemih dan kelamin, kulit dan jaringan lunak. Anbacim mengandung cefuroxime yang digunakan untuk mengobati berbagai infeksi bakteri. Obat ini termasuk golongan obat yang dikenal sebagai antibiotik sefalosporin. Obat ini bekerja dengan menghentikan pertumbuhan bakteri.

Keterangan Anbacim

  1. Anbacim Injeksi
    • Golongan: Obat Keras.
    • Kelas Terapi: Antibiotik Sefalosforin.
    • Kandungan: Cefuroxime 1 Gram.
    • Bentuk: Serbuk Injeksi.
    • Satuan Penjualan: Vial.
    • Kemasan: Box, 1 Vial @ 1 Gram + 1 Ampul Pelarut @ 12 ml.
    • Farmasi: Sanbe Farma.
  2. Anbacim Kaplet
    • Golongan: Obat Keras.
    • Kelas Terapi: Antibiotik Sefalosforin.
    • Kandungan: Cefuroxime 500 mg.
    • Bentuk: Kaplet Salut Selaput
    • Satuan Penjualan: Strip.
    • Kemasan: Box, 5 Strip @ 4 Kaplet.
    • Farmasi: Sanbe Farma.

Kegunaan Anbacim

Anbacim digunakan untuk mengobati berbagai infeksi bakteri.

Dosis & Cara Penggunaan Anbacim

Anbacim termasuk dalam golongan obat keras sehingga hanya bisa didapatkan dan digunakan berdasarkan resep dokter.

  1. Anbacim Kaplet
    • Dewasa dan anak usia > 12 tahun: ½ kaplet, diminum 2 kali sehari, dosis dapat ditingkatkan sampai dengan 1 kaplet diminum 2 kali sehari.
    • Bayi dan anak usia  ≤12 tahun: 125 mg, diminum 2 kali sehari.
    • Infeksi saluran kemih tanpa komplikasi: dosis 125-250 mg diminum 2 kali sehari.
    • Uretritis gonokokal tanpa komplikasi: 2 kaplet sebagai dosis tunggal.
    • Otitis media anak usia ≥2 tahun: ½ kaplet diminum 2 kali sehari. 
    • Otitis media anak usia <2 tahun: 125 mg diminum 2 kali sehari.
  2. Anbacim Injeksi
    • Dewasa: 750 mg-1,5 g melalui injeksi intramuskular (melalui otot) atau intravena (melalui pembuluh darah), di suntikkan setiap 8 jam selama 5-10 hari. Jika perlu, dosis dapat di tingkatkan menjadi 3-6 g / hari setiap 6 jam.
    • Anak dan bayi usia > 3 bulan: 50-100 mg / kg berat badan / hari setiap 6-8 jam
    • Infeksi berat dan serius: 100 mg / kg berat badan / hari.
    • Infeksi tulang dan sendi: 150 mg / kg berat badan / hari setiap 8 jam (tidak melebihi dosis maksimal orang dewasa).
    • Meningitis bakteri: 200-240 mg / kg berat badan / hari intravena (melalui pembuluh darah), di suntikkan setiap 6-8 jam sekali.

Cara Penyimpanan

  • Anbacim Kaplet: Simpan pada suhu antara 15-30 derajat Celcius.
  • Anbacim Serbuk Injeksi: Simpan pada suhu antara 15-30 derajat Celcius. Setelah dilarutkan: Simpan pada suhu antara 2-8 erajat Celcius. Lindungi dari cahaya.

Efek Samping Anbacim

Efek samping penggunaan Anbacim yang mungkin terjadi adalah:

  • Gangguan Gastrointestinal (masalah lambung).
  • Perubahan hematologi (perubahan darah).
  • Superinfeksi.
  • Rasa sakit pada tempat injeksi (Intra Muscular).
  • Kadang tromboplebitis (pembengkakan pada vena pada injeksi intravena)

Kontraindikasi
Sebaiknya tidak digunakan pada pasien yang hipersensitif atau alergi dengan sefalosporin.

Interaksi Obat
Hindari penggunaan obat-obat berikut ini bersama dengan cefuroxime agar terhindar dari interaksi yang tidak diinginkan:

  • Antikoagulan dapat meningkatkan risiko perdarahan.
  • Aminoglikosida dan furosemid dapat meningkatkan efek kerusakan pada ginjal.
  • Probenecid dapat meningkatkan kadar cefuroxime dalam darah.

Kategori Kehamilan
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Anbacim ke dalam Kategori B
Studi pada reproduksi hewan tidak menunjukkan risiko janin, tetapi tidak ada studi terkontrol pada wanita hamil atau studi reproduksi hewan telah menunjukkan efek buruk (selain penurunan kesuburan) yang tidak dikonfirmasi dalam studi terkontrol pada wanita hamil trimester pertama (dan tidak ada bukti risiko pada trimester berikutnya).

Overdosis

  • Gejala: Ensefalopati (kelainan struktur atau fungsi otak), kejang dan koma.
  • Penatalaksanaan: Hemodialisis atau dialisis peritoneal dapat menurunkan kadar serum. Penanganan pasien overdosis hanya dapat dilakukan oleh tenaga medis profesional.
Artikel
    Penyakit Terkait