Sukses

Pengertian Allus

Allus adalah obat herbal yang diproduksi oleh PT. Industri Jamu Borobudur dalam bentuk sediaan kapsul. Allus mengandung Curcuma xanthorrhizae Rhizoma (rimpang temulawak), Ligustrinae Lignum (kayu bidara laut), Sericocalycis Folium (daun kejibeling), Phyllanthi Herba (meniran), Parameriae laevigata Cortex (kayu rapet), dan bahan-bahan lain hingga 500 mg, terdiri dari Tinosporae caulis (bratawali), Andrographidis paniculatae Herba (sambiloto), Languatis Rhizoma (rimpang lengkuas), Cubebae Fructus (kemukus), Amomi Fructus (kapulaga), Blumea balsamiferae Folium (daun sembung), Orthosiphonis aristatus Folium (daun kumis kucing), dan Alstonia scholaridis Cortex (kulit batang pulai). Allus digunakan untuk membantu memelihara kesehatan kulit dan membantu mengurangi jerawat.

Keterangan Allus

  • Golongan: Obat Tradisional
  • Kelas Terapi: Jamu
  • Kandungan: Curcuma xanthorrhizae Rhizoma 100 mg, Ligustrinae Lignum 100 mg, Sericocalycis Folium 62.5 mg, Phyllanthi Herba 50 mg, Parameriae laevigata Cortex 37.5 mg, dan bahan-bahan lain hingga 500 mg, terdiri dari Tinosporae Caulis, Andrographidis paniculatae Herba, Languatis Rhizoma, Cubebae Fructus, Amomi Fructus, Blumea balsamiferae Folium, Orthosiphonis aristatus Folium, dan Alstonia scholaridis Cortex
  • Bentuk: Kapsul
  • Satuan Penjualan: Botol
  • Kemasan: Botol @ 60, 80, dan 100 Kapsul
  • Farmasi: PT. Industri Jamu Borobudur

Kegunaan Allus

Allus digunakan untuk membantu memelihara kesehatan kulit dan membantu mengurangi jerawat.

Dosis & Cara Penggunaan Allus

  • Dosis pemberian awal: 2 kapsul, diminum 2 kali sehari selama 7 hari.
  • Dosis pemberian selanjutnya: 1 kapsul, diminum 2 kali sehari selama 1-2 bulan atau sesuai petunjuk dokter.

Efek Samping Allus

Belum ada efek samping yang dilaporkan. Jika terjadi efek samping yang tidak diinginkan, hentikan penggunaan dan segera hubungi Dokter.

Kontraindikasi
Hindari penggunaan Allus pada pasien yang memiliki indikasi hipersensitif.

Artikel
    Penyakit Terkait