Sukses

Pengertian Alloris

Alloris adalah obat dengan kandungan loratadine yang dikemas dalam bentuk sediaan tablet dan sirup. Obat ini digunakan untuk membantu meredakan gejala alergi.

Saat seseorang mengalami alergi, terjadi peningkatan berlebih produksi histamin dalam tubuh sehingga menimbulkan reaksi alergi.

Reaksi alergi tersebut dapat berupa bersin, mata berair, hidung tersumbat, ruam kulit, serta bengkak di beberapa bagian tubuh.

Artikel Lainnya: 7 Kiat Bebas Alergi yang Bikin Wajah Gatal

Keterangan Alloris

Berikut adalah keterangan Alloris, mulai dari golongan obat hingga harga:

1. Alloris Tablet

  • Golongan: Obat Keras
  • Kategori: Antihistamin & Antialergi
  • Kandungan: Loratadine 10 mg
  • Bentuk: Tablet
  • Satuan Penjualan: Strip
  • Kemasan: Box, 10 Strip @ 10 Tablet
  • Farmasi: Sanbe Farma
  • Harga: Rp55.000 - Rp75.000/ Strip

2. Alloris Sirup

  • Golongan: Obat Keras
  • Kategori: Antihistamin & Antialergi
  • Kandungan: Loratadine 5 mg/5 mL
  • Bentuk: Sirup
  • Satuan Penjualan: Botol
  • Kemasan: Box, Botol @ 60 mL
  • Farmasi: Sanbe Farma
  • Harga: Rp65.000 - Rp87.000/ Botol

Kegunaan Alloris

Alloris digunakan untuk mengatasi gejala alergi, seperti:

  • Pilek
  • Bersin
  • Bengkak atau kemerahan pada bagian kulit tertentu
  • Mata gatal, merah, dan berair
  • Hidung tersumbat
  • Sesak napas

Artikel Lainnya: Awas, Wortel Juga Bisa Picu Alergi

Dosis dan Cara Penggunaan Alloris

Alloris termasuk obat keras, karena itu harus dikonsultasikan dengan dokter.

Secara umum, dosis penggunaan obat Alloris adalah sebagai berikut:

1. Alloris Tablet

  • Dewasa dan anak-anak > 12 tahun: 1 tablet 1x sehari atau ½ tablet 2x sehari
  • Anak-anak 2 hingga < 12 tahun dengan berat badan > 30 kg: 1 tablet 1x sehari
  • Anak-anak 2 hingga < 12 tahun dengan berat badan < 30 kg: ½ tablet 1x sehari

2. Alloris Sirup

  • Anak-anak 12 tahun atau lebih: 2 sendok takar (10 mL), 1x sehari
  • Anak-anak 2–12 tahun dengan berat badan > 30 kg: 2 sendok takar (10 mL), 1x sehari
  • Anak-anak 2 hingga < 12 tahun dengan berat badan < 30 kg: 1 sendok takar (5 mL), 1x sehari

Cara Penyimpanan Alloris

Simpan pada suhu 20-25 derajat Celsius.

Efek Samping Alloris

Efek samping yang dapat terjadi pada penggunaan Alloris meliputi:

Artikel Lainnya: Obat-obatan Ini Paling Sering Memicu Alergi

Overdosis

Penggunaan Alloris yang melebihi batas dapat menimbulkan beberapa gejala di bawah ini:

Bila terjadi overdosis, bawa pasien ke rumah sakit untuk diberikan penanganan simptomatik dan suportif.

Kontraindikasi

Jangan memberikan obat pada pasien yang hipersensitif terhadap loratadine.

Interaksi Obat

Penggunaan Alloris dapat menaikkan konsentrasi plasma jika dikonsumsi bersamaan obat-obatan berikut:

  • Ketoconazole
  • Fluconazole
  • Erythromycin
  • Clarithromycin
  • Cimetidine.

Kategori Kehamilan

Kategori B: Studi pada reproduksi hewan tidak menunjukkan adanya risiko terhadap janin. Namun, penelitian terhadap wanita hamil masih sangat terbatas.

Peringatan Menyusui

Alloris diekskresikan dalam ASI. Sebaiknya penggunaan obat ini dihindari pada wanita menyusui.

Jika kamu mau lebih banyak tahu tentang informasi obat lainnya, download aplikasi KlikDokter. Kamu juga bisa tanya dokter online gratis.

Artikel
    Penyakit Terkait