Sukses

Pengertian Alena

Alena adalah obat berbentuk tablet yang tersedia dalam dua dosis, yaitu 1 dan 2 mg. Obat Alena mengandung estazolam. Kandungan ini umum digunakan secara jangka pendek untuk menangani insomnia.

Insomnia merupakan gangguan tidur yang membuat penderitanya sulit tidur dan tidak memperoleh waktu istirahat yang cukup, meskipun memiliki kesempatan untuk melakukannya.

Estazolam bekerja dengan cara memperlambat kinerja sistem saraf. Perlambatan ini akan membuat penderita insomnia merasa tenang sehingga dapat tidur lebih cepat dan tidur dengan pulas.

Artikel Lainnya: Benarkah Main Ponsel Sebelum Tidur bisa Sebabkan Insomnia?

Keterangan Alena

Sebelum digunakan, perhatikan keterangan obat Alena berikut:

  • Golongan: Obat Keras.
  • Kelas Terapi: Hipnotik dan Sedatif.
  • Kandungan: Estazolam 1 mg; Estazolam 2 mg.
  • Bentuk: Tablet.
  • Satuan penjualan: Strip.
  • Kemasan: Box, 3 Strip @ 10 Tablet.
  • Farmasi: Novell Pharmaceutical.
  • Harga: Rp 180.000 - Rp 200.000/ Strip.

Kegunaan Alena

Fungsi obat Alena berguna pada pasien yang mempunyai kondisi berikut:

  • Insomnia.
  • Kegugupan.
  • Kecemasan.
  • Ketegangan.
  • Psikosis. 
  • Kelainan lainnya, misalnya nyeri setelah operasi dan trauma.

Artikel Lainnya: Penyebab Gangguan Kecemasan Sering Muncul di Malam Hari

Dosis dan Cara Penggunaan Alena

Alena adalah obat keras. Maka dari itu, obat ini harus menggunakan resep dokter.

Secara umum, aturan penggunaan Alena adalah sebagai berikut:

  • Dewasa: 1-2 mg sebelum tidur.
  • Lanjut usia: Dosis awal 0.5-1 mg sebelum tidur.

Cara Penyimpanan Alena

Simpan pada suhu di bawah 30 derajat Celsius.

Efek Samping Alena

Efek samping yang bisa muncul setelah mengonsumsi Alena, antara lain:

  • Mengantuk.
  • Pusing.
  • Sakit kepala.
  • Bila dikonsumsi dalam waktu yang lama, dapat menyebabkan ketergantungan obat.

Artikel Lainnya: Ternyata, Insomnia Ibu Bisa Menular pada Anak

Overdosis

Gejala overdosis obat dengan kandungan Estazolam, di antaranya:

  • Mengantuk.
  • Bicara cadel.
  • Depresi pernapasan.
  • Kebingungan.
  • Gangguan koordinasi.
  • Koma.

Jika terjadi overdosis, bawa segera pasien ke rumah sakit terdekat.

Kontraindikasi

Hindari konsumsi obat Alena jika terdapat kondisi berikut ini:

  • Riwayat hipersensitif terhadap estazolam.
  • Riwayat penyakit miastenia gravis.
  • Wanita hamil, wanita usia subur, dan anak-anak.

Artikel Lainnya: Anak Mudah Cemas? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Interaksi Obat

Agar fungsi obat Alena dapat diperoleh dengan maksimal, penggunaannya tidak boleh dilakukan bersamaan dengan obat-obatan di bawah ini:

  • Obat-obatan antidepresan.
  • Minuman beralkohol.

Kategori Kehamilan

Kategori X: Terdapat risiko kelainan pada janin. Oleh karena itu, obat ini tidak boleh diberikan pada wanita hamil atau wanita usia subur.

Peringatan Menyusui

Alena terserap ke dalam ASI, sehingga tidak boleh diberikan kepada ibu menyusui.

Artikel
    Penyakit Terkait