Sukses

Pengertian Aggravan

Aggravan adalah obat dagang yang mengandung cilostazol. Obat ini digunakan untuk membantu mengatasi penyakit arteri perifer. Gejalanya meliputi kram pada otot setelah beraktivitas serta rasa lelah yang umumnya mereda dengan beristirahat.

Manfaat aggravan dapat mengobati kondisi-kondisi tersebut. Aggravan bekerja dengan cara mencegah platelet saling menempel serta melebarkan pembuluh darah kaki. Dengan demikian, aggravan dapat membantu darah mengalir lebih lancar.

Artikel Lainnya:  Jaga Kesehatan Jantung, Makan Ini untuk Membersihkan Pembuluh Darah

Keterangan Aggravan

Sebelum penggunaan aggravan, ada baiknya membaca keterangan-keterangan di bawah ini:

  • Golongan: Obat Keras.
  • Kelas Terapi: Antikoagulan, Antiplatelet & Fibrinolitik.
  • Kandungan: Cilostazol 50 mg.
  • Bentuk: Tablet.
  • Satuan Penjualan: Strip.
  • Kemasan: Box, 3 Strip @ 10 Tablet.
  • Farmasi: PT. Dexa Medica.
  • Harga: Rp. 66.000 - Rp. 120.110/ Strip.

Kegunaan Aggravan

Aggravan digunakan untuk mengurangi gejala-gejala klaudikasio intermiten (gejala yang paling sering muncul pada penyakit arteri perifer, seperti nyeri, kram, mati rasa, atau rasa lelah).

Dosis dan Cara Penggunaan Aggravan

Aggravan masuk dalam golongan obat keras sehingga hanya bisa didapatkan dan digunakan berdasarkan resep dokter.

  • Untuk intermittent claudication: 2 tablet, diminum 2 kali sehari. Hentikan pengobatan jika tidak ada perbaikan klinis setelah 3 bulan.
  • Untuk pasien pengguna obat inhibitor CYP3A4 atau CYP2C19: 1 tablet, diminum 2 kali sehari.
  • Aturan pakai: minum setidaknya satu setengah jam sebelum atau dua jam setelah makan.

Cara Penyimpanan Aggravan

Simpan pada suhu 25 derajat Celsius, di tempat kering dan sejuk.

Artikel Lainnya: 8 Cara Meningkatkan Sirkulasi Darah Tubuh

Efek Samping Aggravan

Berikut adalah beberapa efek samping aggravan (cilostazol) yang dapat muncul:

  • Pusing atau sakit kepala.
  • Diare.
  • Takikardia (keadaan ketika detak jantung melebihi 100 kali per menit).
  • Palpitasi (kondisi yang muncul ketika jantung terasa berdebar dan berdetak lebih cepat daripada biasanya).
  • Trombositopenia (kurangnya jumlah platelet atau trombosit).
  • Leukopenia (rendahnya jumlah sel darah putih yang ada di dalam tubuh).
  • Agranulositosis (kondisi akut dari leukopenia) kadang terjadi.

Overdosis

Gejala overdosis obat yang dapat muncul, di antaranya:

  • Sakit kepala yang berat.
  • Diare.
  • Tekanan darah rendah.
  • Gangguan irama jantung.

Perawatan untuk overdosis adalah dengan bilas lambung. Kondisi ini harus ditangani oleh dokter.

Artikel Lainnya: Pilihan Makanan untuk Melancarkan Peredaran Darah

Kontraindikasi

Konsumsi aggravan perlu dihindari pada orang-orang dengan kondisi berikut:

  • Penderita gagal jantung kongestif.
  • Ulserasi peptik.
  • Hipertensi.
  • Pernah mengidap takikardia ventrikel.
  • Fibrilasi ventrikel.

Interaksi Obat

Berikut adalah interaksi yang bisa terjadi jika digunakan bersamaan dengan obat-obatan atau makanan lain. Obat-obatan dan makanan tersebut adalah:

  • Ketoconazole.
  • Erythromycin.
  • Antikoagulan.
  • Makanan yang tinggi akan lemak.
  • Dan lainnya.

Kategori Kehamilan

Kategori C: Studi pada hewan telah memperlihatkan adanya bahaya pada janin. Namun, belum ada studi terkontrol pada wanita hamil.

Peringatan Menyusui

Belum diketahui apakah kandungan obat aggravan dapat terserap ke dalam ASI atau tidak. Jadi sebelum penggunaan obat, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu kepada dokter.

Artikel
    Penyakit Terkait