Sukses

Pengertian Adrenaline Bitartrate

Adrenaline Bitartrate merupakan obat yang digunakan untuk membantu mengobati syok anafilaktik (reaksi alergi yang serius dan berlangsung cepat yang dapat menyebabkan kematian) dan asma akut. Selain itu, Adrenaline Bitartrate juga digunakan dalam tindakan resusitasi jantung paru (CPR), yaitu pertolongan pertama yang dilakukan pada orang yang mengalami henti nafas karena sebab-sebab tertentu. Obat ini bekerja dengan meringankan gejala alergi, penyempitan pada saluran paru-paru dan merelaksasi otot polos dan jantung dengan melebarkan otot rangka. Hati-hati penggunaan Adrenaline Bitartrate pada pasien yang memiliki penyakit jantung dan pembuluh darah, tekanan darah tinggi dan pasien manula.

Keterangan Adrenaline Bitartrate

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Vasokonstriktor
  • Kandungan: Adrenaline 1 mg
  • Bentuk: Cairan Injeksi
  • Satuan Penjualan: Ampul
  • Kemasan: Ampul 1 mL
  • Farmasi: Ethica.

Kegunaan Adrenaline Bitartrate

Adrenaline Bitartrate merupakan obat yang digunakan untuk mengatasi asma akut dan syok anafilaktik.

Dosis & Cara Penggunaan Adrenaline Bitartrate

Adrenaline Bitartrate merupakan Obat yang termasuk ke dalam Golongan Obat Keras hanya bisa digunakan berdasarkan resep Dokter dan harus dibantu dengan tenaga ahli.

Dosis: 1:10.000 (1 mg/10 mL) dalam dosis 10 mL secara injeksi intravena sentral. Atau menurut petunjuk Dokter.

Efek Samping Adrenaline Bitartrate

Efek samping yang mungkin terjadi selama penggunaan Adrenaline Bitartrate, antara lain:
- Gangguan saluran cerna 
- Kekakuan anggota gerak
- Tremor/gemetar
- Kesulitan buang air kecil
- Mual
- Berkeringat
- Sesak nafas.

Kontraindikasi:

  • Kondisi hipertensi yang sudah ada sebelumnya
  • Penyakit pembuluh darah oklusif
  • Glaukoma sudut-tertutup (tetes mata)
  • Hipersensitivitas
  • Aritmia jantung atau takikardia.

Interaksi Obat:
Anestesi inhalasi terhalogenasi, methyldopa, guanethidine, antihipertensi, penghambat neuron adrenergik.

Kategori Kehamilan:
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Adrenaline ke dalam Kategori C:
Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.

Artikel
    Penyakit Terkait