Sukses

Pengertian Actos

Actos adalah obat yang mengandung pioglitazone dan dikemas dalam bentuk sediaan tablet. Konsumsi Actos yang dibarengi diet dan olahraga yang tepat dapat mengendalikan kadar glukosa pada penderita diabetes melitus tipe 2.

Dengan mengontrol gula darah, penderita dapat terhindar dari komplikasi diabetes tipe 2. Misalnya, masalah pada mata, kerusakan ginjal, kehilangan anggota tubuh, penyakit kardiovaskular, dan lainnya.

Obat Actos bekerja dengan membantu mengembalikan respons tubuh terhadap insulin, sehingga dapat menurunkan kadar gula darah yang tinggi.

Penggunaan obat ini dapat digabungkan dengan obat antidiabetes lainnya. Namun, ibu hamil dan menyusui perlu berhati-hati dengan penggunaan Actos.

Artikel Lainnya: 12 Jenis Diabetes Melitus yang Mungkin Mengintai Anda

Keterangan Actos

Sebelum digunakan, perhatikan keterangan obat Actos berikut:

  • Golongan: Obat Keras.
  •  Kategori: Antidiabetik.
  •  Kandungan: Pioglitazone 15 mg; Pioglitazone 30 mg.
  •  Bentuk: Tablet.
  •  Satuan Penjualan: Strip.
  •  Kemasan: Box, 2 Strip @ 7 Tablet.
  •  Farmasi: Takeda Indonesia.
  •  Harga Actos 15 mg: Rp. 7.500 – Rp. 15.000/ Tablet.
  •  Harga Actos 30 mg: Rp. 11.500 – Rp. 19.000/ Tablet.

Kegunaan Actos

Fungsi obat Actos adalah untuk membantu mengontrol kadar gula darah pada penderita diabetes melitus tipe 2.

Artikel Lainnya: Mitos dan Fakta Seputar Insulin pada Diabetes Mellitus Tipe 2

Dosis & Cara Penggunaan Actos

Penggunaan Actos harus melalui resep dokter karena merupakan obat keras.

Secara umum, dosis penggunaan Actos adalah sebagai berikut:

  1. Monoterapi

  • Dosis awal: 15 mg atau 30 mg, diminum 1x sehari. Dapat ditingkatkan hingga 45 mg, diminum 1x sehari.
  1. Terapi kombinasi

  • Dosis pemberian: 15 mg atau 30 mg, diminum1x sehari. Selanjutnya dapat diberikan sulfonylurea atau metformin.

Cara Penyimpanan Actos

Simpan di bawah 30 derajat Celsius, di tempat kering dan sejuk.

Efek Samping Actos

Efek samping yang bisa timbul selama penggunaan Actos meliputi:

  • Berat badan bertambah.
  • Sinusitis.
  • Infeksi saluran pernapasan atas.
  • Edema (pembengkakan karena penumpukan cairan tubuh pada bagian tertentu).
  • Nyeri otot.
  • Gangguan fungsi hati, seperti muntah, urine berwarna gelap, anoreksia, rasa lelah, dan nyeri perut. 
  • Gangguan penglihatan.

Jika efek samping tidak kunjung membaik, segera hentikan penggunaan dan konsultasikan kepada dokter.

Artikel Lainnya: Benarkah Keju Ampuh Cegah Diabetes Tipe 2?

Overdosis

Terdapat satu kasus overdosis Actos yang telah dilaporkan. Pasien tidak mengalami gejala klinis apa pun. Namun, hipoglikemia (kadar gula di dalam darah terlalu rendah) bisa terjadi bersamaan dengan pemberian sulfonylurea atau insulin.

Apabila mengalami gejala overdosis, penanganan segera harus diberikan oleh dokter.

Kontraindikasi

Hindari penggunaan Actos pada pasien dengan berbagai indikasi berikut:

Interaksi Obat

Actos tidak boleh digunakan bersama dengan obat-obatan di bawah ini:

  • Insulin, metformin, dan obat golongan sulfonilure, dapat meningkatkan risiko edema.
  • Ketoconazole dan gemfibrozil, dapat menaikkan kadar plasma.
  • Rifampisin, dapat menurunkan tingkat plasma.

Kategori Kehamilan

Kategori C: Menurut studi pada hewan, obat dapat berefek buruk pada janin. Sementara itu, belum ada penelitian yang adekuat pada manusia. 

Peringatan Menyusui

Tidak ada informasi apakah pioglitazone dapat terserap ke dalam ASI. Konsultasikan kepada dokter sebelum mengonsumsi obat ini.

Artikel
    Penyakit Terkait