Sukses

Pengertian Aclasta

Aclasta adalah obat yang mengandung zoledronic acid atau asam zoledronat. Obat Aclasta sering digunakan untuk membantu menangani kerusakan pada tulang.

Asam zoledronat bekerja dengan memperlambat pengikisan kalsium dari tulang saat terluka sehingga masa pemulihan tulang menjadi lebih cepat. Dalam kasus osteoporosis, obat ini menghambat resorpsi osteoklas-dimediasi sehingga mengurangi kerusakan tulang.

Artikel Lainnya: Pernah Patah Tulang, Apa Dampaknya Bila Cedera Lagi Saat Olahraga?

Keterangan Aclasta

Sebelum digunakan, bacalah keterangan obat Aclasta berikut:

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Metabolisme Tulang
  • Kandungan: Asam zoledronat 5 mg/100 mL
  • Bentuk: Larutan Infus
  • Satuan Penjualan: Botol
  • Kemasan: Box, Botol @ 100 mL
  • Farmasi: Novartis Indonesia
  • Harga: Rp 4.250.000 - Rp 5.600.000/ Box

Kegunaan Aclasta

Aclasta digunakan dalam terapi pengobatan osteoporosis pada pria dan wanita (terutama pasca menopause) yang berisiko mengalami patah tulang.

Artikel Lainnya: Tips Pola Hidup Sehat untuk Pencegahan Osteoporosis

Dosis dan Cara Penggunaan Aclasta

Karena Aclasta termasuk obat keras, penggunaannya harus melalui resep dokter.  Dosisnya juga dapat berbeda-beda, disesuaikan dengan kondisi tiap pasien.

Secara umum, aturan penggunaan obat Aclasta adalah sebagai berikut:

  • Pengobatan osteoporosis pria dan wanita pasca menopause; pencegahan osteoporosis

Dosis 5 mg dalam sekali infus diberikan melalui IV (intravena) selama 15 menit.

  • Retakan ringan pada tulang

Direkomendasikan pemberian vitamin D terlebih dahulu sebelum penginfusan. Obat diberikan melalui infus secara intravena. Sebaiknya dilakukan oleh tenaga ahli dengan pengawasan.

Cara Penyimpanan Aclasta

Simpan pada suhu di bawah 30 derajat Celsius. Setelah kemasan dibuka, dapat stabil secara kimia dan fisika selama 24 jam pada suhu 2-8 derajat Celsius.

Artikel Lainnya: Bahaya Menahan Bersin, Gendang Telinga Pecah Hingga Tulang Retak

Efek Samping Aclasta

Efek samping infus Aclasta yang dapat terjadi, antara lain:

Bila efek samping tak kunjung mereda, segera hentikan penggunaan Aclasta dan hubungi dokter.

Overdosis

Dosis Aclasta yang berlebihan bisa mengakibatkan hipokalsemia. Jika terjadi hipokalsemia yang signifikan, pasien dapat diberikan kalsium oral tambahan dan/atau infus kalsium glukonat.

Kontraindikasi

Hindari penggunaan Aclasta jika pasien mempunyai kondisi berikut:

Artikel Lainnya: Mengapa Wanita Rentan Terkena Osteoporosis?

Interaksi Obat

Penggunaan obat Aclasta sebaiknya tidak dilakukan bersamaan dengan jenis obat berikut:

  • Obat-obatan aminoglikosida.
  • Diuretik loop.
  • Obatobatan antiinflamasi nonsteroid.
  • Obat yang diekskresi melalui ginjal, misalnya, digoxin.

Kategori Kehamilan

Kategori D: Penelitian menemukan bahwa obat ini berisiko terhadap janin manusia. Namun, pada beberapa kasus, manfaat obat Aclasta lebih banyak ketimbang risikonya bagi wanita hamil.

Artikel
    Penyakit Terkait