Berita Terkini

Mengenal Racun Mematikan: Sianida
2881 views

Mengenal Racun Mematikan SianidaKlikDokter.com - Maraknya dugaan keracunan sebagai penyebab kematian seorang gadis muda yang baru saja menyeruput kopi membuat banyak orang bertanya-tanya tentang racun apa saja yang mungkin menyebabkan kematian terkait. Salah satu dugaannya adalah sianida.

Karena pengaruhnya terhadap kesehatan manusia, pada tahun 2004, WHO mempublikasikan “Concise International Chemical Assessment Document 61: HYDROGEN CYANIDE AND CYANIDES: HUMAN HEALTH ASPECTS”.

Apa itu Racun Sianida?

Sianida adalah zat beracun yang sangat mematikan. Racun ini telah digunakan sejak ribuan tahun yang lalu. Efeknya sangat cepat dan dapat mengakibatkan kematian dalam jangka waktu beberapa menit. Di sisi lain, sianida dalam dosis rendah dapat ditemukan di alam dan ada pada setiap produk yang biasa kita makan atau gunakan.

Sianida juga dapat diproduksi oleh bakteri, jamur dan ganggang. Terdapat juga dalam asap rokok, asap kendaraan bermotor, bahan industri, pertambangan, dan masih banyak lagi.

Bentuk lainnya adalah, hidrogen sianida yang berupa cairan tidak berwarna atau dapat juga berwarna biru pucat pada suhu kamar. Hidrogen sianida sangat mudah bercampur dengan air sehingga sering digunakan. Bentuk lainnya lagi ialah sodium sianida dan kalihm sianida yang berbentuk serbuk dan berwarna putih.

Hidrogen sianida sangat mudah masuk ke dalam saluran pencernaan, dan dalam dosis besar dapat sangat fatal akibatnya. Setelah terpapar, sianida langsung masuk ke dalam pembuluh darah. Jika sianida yang masuk ke dalam tubuh masih dalam jumlah yang kecil maka sianida akan diubah menjadi tiosianat yang lebih aman dan diekskresikan dari tubuh. Tetapi bila jumlah sianida yang masuk ke dalam tubuh dalam dosis yang besar, tubuh tidak akan mampu untuk mengeluarkannya dari tubuh. Bila sianida masuk melalui sistem pencernaan maka kadar tertinggi adalah di hati.

Keracunan sianida dapat berakibat buruk pada sistem kardiovaskular, termasuk peningkatan resistensi vaskular dan tekanan darah di dalam otak, sistem pernapasan dan sistem susunan saraf pusat.

Sistem endokrin biasanya terganggu pada keracunan kronik sianida.

Dapat Menimbulkan Kematian

Yang mengakibatkan timbulnya kematian adalah karena sianida mengikat bagian aktif dari enzim sitokrom oksidase sehingga akan mengakibatkan terhentinya metabolisme sel secara aerobik serta menyebabkan gangguan respirasi seluler. Sebagai akibatnya hanya dalam waktu beberapa menit akan terjadi gangguan transmisi neuronal.

Tanda awal dari keracunan sianida adalah peningkatan frekuensi pernapasan, nyeri kepala, sesak napas, perubahan perilaku seperti cemas, agitasi dan gelisah serta berkeringat banyak, warna kulit kemerahan, tubuh terasa lemah dan vertigo juga dapat muncul. Tanda akhir sebagai ciri adanya penekanan terhadap susunan saraf pusat adalah dalam bentuk tremor, aritmia, kejang-kejang, koma, dan penekanan pada pusat pernapasan, gagal napas sampai henti jantung.

Ditulis oleh:

tjandra yogaProf dr Tjandra Yoga Aditama, Sp.P(K), DTM&H, MARS, DTCE

Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia

Di‎rektur SEA Regional Office-WHO, New Delhi

Mantan Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit & Penyehatan Lingkungan serta Mantan Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Kementerian Kesehatan.‎


Pilih Berdasarkan:

Kategori
Judul

Pilih Berdasarkan:

Kota
Judul

©2008-2016 Klikdokter. All rights reserved. Klikdokter does not provide medical advice, diagnosis or treatment. See additional information.

social media