Berita Terkini

Mengenal Hepatitis A Lebih Jauh
4342 views

hepatitis AKlikDokter.com - Hepatitis A merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus hepatitis A. Menurut data WHO, Hepatitis A adalah salah satu foodborne diseases yang paling sering ditemui di dunia. Setiap tahun ada sekitar 1,4 juta orang tertular hepatitis A di dunia. Pada keadaan tertentu maka kasusnya dapat amat meluas, seperti yang terjadi di Shanghai pada tahun 1988.

Gejala dan Penularan Hepatitis A

Gejala yang dapat muncul meliputi adalah demam, lemah, lesu, tidak nafsu makan, gangguan perut serta mata menjadi tampak berwarna kuning. Masa inkubasi (jarak antara virus masuk ke tubuh dan gejala timbul) berkisar antara 15 sampai 50 hari, rata-rata 28-30 hari.

Cara penyebaran utamanya adalah melalui makanan atau cairan yang telah terkontaminasi oleh virus ini, atau kontak langsung dengan pengidap. Virus dapat ditemukan pada tinja seorang pengidap dan mencapai puncak 1-2 minggu sebelum timbulnya gejala, dan berkurang secara cepat setelah timbulnya gejala. Karena itu, mencuci tangan menjadi salah satu upaya penting untuk mencegah penularan meluas.

Wabah biasanya terjadi dengan pola common source (dari orang ke orang), yakni di tempat umum yang banyak dikunjungi masyarakat untuk makan-makan – yang kebetulan lingkungannya kotor. Umumnya terjadi pada pencemaran air minum, makanan yang tidak dimasak dengan baik, makanan yang tercemar, sanitasi yang buruk, dan kebersihan rendah.

Penanganan Hepatitis A

Pasien hepatitis A yang berat dapat dirawat di rumah sakit. Hal ini berguna untuk meningkatkan daya tahan tubuh serta untuk mencegah penularan ke lingkungan sekitarnya. Pengobatannya tidak diperlukan antibiotik, karena bersifat self-limiting disease (penyakit yang akan sembuh dengan sendirinya).

Yang tak kalah penting adalah upaya khusus untuk meningkatkan sanitasi lingkungan dan kebersihan perorangan untuk mengurangi kontaminasi makanan dengan air dan tinja. Oleh karena itu, perlu dilakukan disinfeksi serentak terhadap bekas cairan tubuh pengidap.

Dari kacamata petugas kesehatan masyarakat, investigasi dengan penyelidikan epidemiologis sangat diperlukan. Hal tersebut untuk mengetahui apakah penularan terjadi dari orang ke orang atau sudah ada sumber penularan common source yang jelas. Kemudian nanti bisa dilakukan upaya penanggulangan kebersihan lingkungan, penyediaan air bersih, sistem pendistribusian air yang baik dan pengelolaan limbah yang benar.

Ditulis oleh:

tjandra yogaProf dr Tjandra Yoga Aditama, Sp.P(K), DTM&H, MARS, DTCE

Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia‎

Di‎rektur SEA Regional Office-WHO, New Delhi

Mantan Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit & Penyehatan Lingkungan serta Mantan Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Kementerian Kesehatan.‎


Pilih Berdasarkan:

Kategori
Judul

Pilih Berdasarkan:

Kota
Judul

©2008-2016 Klikdokter. All rights reserved. Klikdokter does not provide medical advice, diagnosis or treatment. See additional information.

social media