Sukses

Penyebab Bayi Gumoh Lewat Hidung dan Cara Mengatasinya

Jangan panik ketika melihat bayi gumoh lewat hidung. Ketahui 5 penyebab bayi muntah dari hidung dan cara mengatasinya di sini.

Ketika bayi mulai menyusu, mereka biasanya sering mengalami gumoh atau muntah. Hal ini disebabkan bayi merasa kekenyangan setelah mengonsumsi air susu ibu (ASI). 

Umumnya, bayi gumoh lewat mulut. Meski begitu, muntahan si kecil juga bisa keluar  melalui hidung, lho

Gumoh lewat hidung lumrah dialami bayi. Di bawah ini penyebab dan cara mengatasi bayi gumoh lewat hidung yang perlu kamu tahu.

Penyebab Bayi Gumoh Lewat Hidung

Terdapat sejumlah penyebab bayi muntah dari hidung, berikut penjelasannya:

1. Cairan Muntah Naik ke Tenggorokan

Disampaikan dr. Reza Fahlevi, salah satu penyebab bayi gumoh lewat hidung, yaitu karena terlalu banyak cairan gumoh yang naik ke tenggorokan.

“Nah, tenggorokan ini terhubung dengan hidung sehingga bayi bisa muntah dari hidung,” paparnya.

Menurut dr. Reza, muntah dari hidung adalah hal yang normal, dengan catatan bayi memiliki kenaikan berat badan yang baik. 

Sebaliknya, gumoh dari hidung bisa berdampak buruk jika si kecil memiliki kenaikan berat badan yang tidak sehat. Kondisi ini bisa bikin anak kamu mengalami sesak napas. 

Artikel lainnya: Mengenal Perbedaan Gumoh dan Muntah Pada Bayi

2. Menelan Udara Terlalu Banyak

Tidak semua bayi mengetahui cara menyusu dengan benar. Ketika posisi menyusu keliru, bayi dapat menghirup banyak udara bersamaan dengan ASI.

Terlebih, ketika bayi merasa sangat lapar dan terburu-buru mengisap susu. Hal ini bisa menyebabkan udara ikut masuk ke saluran napasnya. 

Saat bayi bersendawa atau biasa disebut sendawa, udara bisa keluar melalui hidung si kecil.

3. Katup Perut Belum Sempurna

Perut dan kerongkongan bayi terhubung dengan katup bernama sfingter. Sfingter adalah otot berbentuk cincin yang memungkinkan makanan dan minuman masuk menuju lambung dan dicerna. 

Sfingter juga mencegah isi lambung berupa makanan, minuman, maupun asam lambung naik kembali ke kerongkongan.

Bayi memiliki sfingter yang belum bekerja sempurna layaknya orang dewasa sehingga belum mampu menahan naiknya makanan dari lambung dengan baik. 

Karenanya, ketika si kecil minum ASI berlebihan, cairan bisa naik kembali ke kerongkongan dan keluar melalui hidung.

4. Gumoh Saat Batuk atau Bersin

Ketika gumoh lewat mulut, bayi juga bisa mengalami cegukan, batuk, maupun bersin. Hal ini bisa memicu si kecil muntah lewat hidung, lho.

Hal ini masih disebabkan oleh posisi hidung dan tenggorokan yang berdekatan. 

5. Tidak Fokus Saat Makan

Tidak fokus saat menyusu dapat membuat bayi muntah lewat hidung. Kondisi ini merupakan penyebab gumoh pada bayi yang paling umum. 

Sebab, saat minum ASI, perhatian bayi bisa teralihkan oleh hal-hal yang menarik perhatiannya. Ketika tidak fokus, bayi bisa menelan ASI secara berlebihan.

Si kecil juga bisa minum ASI terlalu cepat sehingga membuatnya tersedak, batuk, atau cegukan. Akibatnya, anak kamu gumoh lewat hidung.

Artikel lainnya: Penyebab Anak Muntah Setelah Minum Susu, Berbahayakah?

Cara Mengatasi Gumoh Lewat Hidung

Penting mengetahui cara mengatasi bayi gumoh lewat hidung, di antaranya:

  • Tegakkan Posisi Kepala

Berdasarkan American Academy of Family Physicians, cara mengatasi bayi muntah lewat hidung bisa dilakukan dengan mengatur kepala si kecil dalam posisi tegak ketika menyusu. Posisi ini sebaiknya juga dipertahankan setelah bayi menerima ASI.

Selain itu, menurut dr. Reza, kamu juga bisa memiringkan kepala si kecil ketika menyusu. Tujuannya, agar tidak membuat bayi tersedak dan mencegah gumoh keluar melalui hidung si kecil. 

  • Jangan Berlebihan Memberikan ASI

Berlebihan memberikan ASI bisa menyebabkan bayi terlalu kenyang. Kondisi ini meningkatkan risiko bayi muntah dari hidung. 

Karenanya, American Academy of Pediatrics menganjurkan agar kamu memberikan ASI dalam jumlah cukup, tapi sering.

  • Beri Bayi Pakaian Longgar

Pakaian bayi yang terlalu ketat dapat menekan perut bayi. Kondisi ini bisa bikin bayi gumoh, lho.

Karenanya, berikan si kecil pakaian longgar, selimut dan popok setelah mengonsumsi ASI. Kamu juga tidak boleh memberikan tekanan pada perut bayi setidaknya 30 menit setelah minum ASI.

  • Biasakan Bikin Bayi Berserdawa Usai Minum ASI

Untuk mengurangi risiko muntah dari hidung, dr. Reza menganjurkan agar kamu membiasakan si kecil bersendawa. Lakukan aktivitas ini tiap kali bayi selesai menerima ASI.

Serdawa dapat membantu mengeluarkan gas berlebih di dalam perut bayi sehingga meminimalkan kemungkinan bayi gumoh lewat hidung.

Penyebab bayi gumoh lewat hidung bisa diatasi dengan sederet cara di atas. Namun, jika gejala muntah tidak kunjung reda, segera konsultasikan dengan dokter agar si kecil memperoleh penanganan lanjutan.

Yuk, #JagaSehatmu dengan download aplikasi KlikDokter. Kamu juga bisa tanya dokter online di KlikDokter secara langsung untuk mengetahui topik seputar kesehatan si kecil.

(ADT/JKT)

Referensi: 

American Academy of Pediatrics. Diakses 2022. Why Babies Spit Up.

American Academy of Family Physicians. Diakses 2022. Spitting Up in Babies.

Ditinjau dr. Reza Fahlevi

0 Komentar

Belum ada komentar