Sukses

Seberapa Cepat Kanker Paru Menyebar ke Organ Lain?

Seberapa cepat sel kanker paru-paru menyebar ke organ tubuh lain? Simak penjelasannya di sini.

Penyebaran Kanker paru ke bagian tubuh lain, atau disebut metastasis, merupakan kondisi yang patut diwaspadai oleh pasien.

Berdasarkan jurnal yang dipublikasikan Translational Lung Cancer Research, penyebaran kanker paru terjadi pada 40 persen orang yang baru didiagnosis kanker paru.

Penyebaran sel kanker paru dapat terjadi di jaringan terdekat (di dada) ataupun ke seluruh tubuh melalui pembuluh darah atau sistem limfatik.

Lantas, seberapa cepat penyebaran sel kanker paru ke organ tubuh lainnya? Berikut uraiannya.

 

1 dari 4 halaman

Seberapa Cepat Penyebaran Kanker Paru?

Very Well Health menyebutkan bahwa semua jenis kanker paru dapat menyebar, kecuali kanker paru stadium 0 atau karsinoma noninvasif in situ. Namun, kecepatan penyebarannya ke organ lain bergantung pada beberapa faktor.

Menurut dr. Muhammad Iqbal Ramadhan, metastasis kanker paru akan berbeda pada setiap orang. “Akan bergantung pada jenis kankernya apa serta parameter lain,” katanya. Meski begitu, dr. Iqbal juga menambahkan bahwa sulit menentukan berapa lama kanker paru bermetastasis ke organ lain.

Pada sebagian besar kasus, kanker paru sel kecil berpotensi menyebar sangat dini. Sekitar 70 persen kanker paru sel kecil bahkan telah menyebar saat kanker tersebut didiagnosis.

Masih dari Very Well Health, kecepatan metastasis kanker paru bisa dipengaruhi pula oleh jalur penyebarannya. Penyebaran melalui aliran darah akan memakan waktu relatif lebih cepat jika dibandingkan melalui sistem limfatik (jaringan pembuluh yang berfungsi mengumpulkan, membawa, dan menyaring zat-zat dari dalam tubuh).

Artikel Lainnya: Apakah Kanker Paru-paru Bisa Menyerang Anak?

Sel kanker yang tiba di lokasi yang baru kemungkinan besar akan mati. Namun, mereka juga bisa tumbuh jika ada suplai darah (angiogenesis) serta perubahan lingkungan yang melindunginya dari serangan sistem imunitas.

Jadi, sel kanker perlu berkomunikasi dengan sel-sel normal di sekitarnya, misalnya untuk mengembangkan mutasi baru. Dengan begitu, sel-sel kanker tadi akan lebih mudah membangun suplai darah di lokasi barunya.

Sel kanker paru umum ditemukan di aliran darah. Oleh sebab itu, penderita kanker paru perlu melakukan pemeriksaan rutin supaya metastasis bisa dideteksi dini.

Kanker paru dapat menyebar ke mana saja, namun paling sering bermetastasis ke hati, otak, tulang, dan kelenjar adrenal. Berikut adalah persentase peluang penyebaran kanker paru:

  • Tulang: 34,3 persen.
  • Otak: 28,4 persen.
  • Kelenjar adrenal: 16,7 persen.
  • Hati: 13,4 persen.
2 dari 4 halaman

Gejala Metastasis Kanker Paru-Paru

Metastasis kanker tidak selalu menunjukkan gejala. Jika terdapat gejala pun akan bergantung pada area tubuh yang telah terpapar sel kanker.

Berikut adalah gejala yang muncul saat penyebaran kanker paru terjadi berdasarkan area yang terpapar:

  • Kelenjar Adrenal

Kanker yang telah menyebar ke kelenjar adrenal biasanya tidak akan menunjukkan gejala. Namun, jika tumornya besar, akan menyebabkan rasa sakit pada punggung atau perut.

Artikel Lainnya: Awas, Debu Kayu Bisa Picu Kanker Paru!

Menurut penelitian yang dipublikasikan National Library of Medicine, 90 persen bagian kelenjar adrenal yang telah terpapar sel kanker dapat menyebabkan insufisiensi adrenal.

Kelainan hormonal tersebut bisa menyebabkan hilangnya nafsu makan, demam, lemas, kelelahan, mual, muntah, dan lainnya.

  • Tulang

Penyebaran kanker paru ke tulang banyak terjadi. Pada jurnal Bones and Brain Metastasis in Lung Cancer: Recent Advances in Therapeutic Strategies, setidaknya 30 hingga 40 persen pasien kanker paru tingkat lanjut mengalami metastasis tulang.

Gejala yang dirasakan adalah rasa sakit pada tulang dan meningkatnya risiko patah tulang.

  • Otak

Pada jurnal The Management of Brain Metastases in Non Small Cell Lung Cancer, sekitar 20 hingga 35 persen penderita kanker paru nonsel kecil mengalami metastasis ke otak. Gejala yang muncul berupa sakit kepala, kebingungan, kelelahan, mual, dan tubuh menjadi lebih lemah.

Artikel Lainnya: Pantangan Makanan yang Sebaiknya Dihindari Pasien Kanker Paru

  • Hati

Saat kanker paru telah menyebar ke hati, pasien akan kehilangan nafsu makan, mual setelah makan, dan nyeri pada bagian bawah tulang rusuk kanan. Serta penyakit kuning yang akan membuat kulit dan bagian putih mata menguning.

  • Kelenjar Getah Bening

Pembesaran kelenjar getah bening dapat menjadi tanda adanya permasalahan kesehatan. Namun, pembesaran kelenjar getah bening pada ketiak, leher, dan perut, bisa menjadi pertanda bahwa kanker paru telah menyebar.

3 dari 4 halaman

Mencegah Metastasis Kanker Paru

Saat ini, para peneliti sedang melakukan penelitian untuk menemukan cara mencegah metastasis kanker paru.

Namun, perawatan berikut dapat dilakukan untuk mencegah dan menghentikan penyebaran kanker paru:

  • Obat Anti Angiogenesis

Anti angiogenesis bekerja dengan menghentikan perkembangan tumor agar tidak tumbuh pada pembuluh darah. Obat ini akan menghentikan suplai darah ke tumor dan memperlambat atau mencegah pertumbuhan tumor.

  • Inhibitor Tyrosine Kinase

Bermanfaat untuk mencegah atau mengurangi pertumbuhan tumor dengan memblokir sinyal pertumbuhan di dalam atau di antara sel kanker.

Demikian uraian mengenai seberapa cepat proses penyebaran kanker paru ke organ tubuh lain. Karena berbeda untuk tiap penderita, pasien disarankan untuk melakukan pemeriksaan rutin. Deteksi dini akan mencegah kanker paru berkembang di lokasi baru.

Chat langsung melalui fitur LiveChat 24 jam di aplikasi KlikDokter untuk bertanya seputar kanker paru.

(PUT/JKT)

Referensi:

Medical News Today. Diakses 2021. What to Know about Metastatic Lung Cancer.

Very Well Health. Diakses 2021. How Fast does Lung Cancer Develop, Grow, and Spread.

Very Well Health. Diakses 2021. Where does Lung Cancer Spread?

National Library of Medicine. Diakses 2021. Adrenal metastasis

National Library of Medicine. Diakses 2021. Bones and brain metastasis in lung cancer: recent advances in therapeutic strategies 

Translational Lung Cancer Research. Diakses 2021. Non small cell lung cancer: current treatment and future advances.

Moffitt cancer center. Diakses 2021. How fast can lung cancer spread?

0 Komentar

Belum ada komentar