Sukses

Minum Air Garam Bisa Jaga Kesehatan Paru, Benarkah?

Manfaat minum air garam diklaim dapat menjaga kesehatan paru. Benarkah? Ini kata dokter mengenai dampak minum air garam untuk paru-paru.

Air garam cukup umum digunakan sebagai pengobatan alami untuk beberapa kondisi. Bahkan, minum air garam diklaim dapat menjaga kesehatan organ paru-paru.

Organ pernapasan itu memang menjadi salah satu bagian tubuh yang rentan terkena penyakit. Namun, apa benar manfaat minum air garam bisa menyehatkan paru?

1 dari 3 halaman

Minum Air Garam Meningkatkan Kesehatan Paru, Benarkah?

Paru-paru yang tidak dijaga kesehatannya dapat berisiko terkena berbagai penyakit. Infeksi berbahaya yang dapat menyerang paru, misalnya pneumonia.

Melansir Mayo Clinic, pneumonia merupakan penyakit infeksi paru-paru yang dapat menyebabkan kantung paru-paru (alveoli) terisi cairan atau nanah.

Kondisi ini menyebabkan penderitanya mengalami batuk berdahak, demam, meriang, dan bahkan kesulitan bernapas. Umumnya, penyebab pneumonia adalah infeksi oleh bakteri, virus, dan jamur yang masuk ke paru-paru.

Pengobatan dengan bahan-bahan rumahan seperti air garam dikatakan baik untuk kesehatan paru-paru.

Melansir berbagai sumber, saat tenggorokan sakit, terdapat lendir di tenggorokan yang dapat memicu batuk dan iritasi.

Berkumur atau minum air garam hangat diklaim bisa menghilangkan lendir atau kuman di tenggorokan. Dengan cara ini, radang dianggap akan mereda dan pernapasan lebih lega.

Namun, nyatanya minum air garam bukan pengobatan yang tepat untuk mengatasi masalah paru-paru.

Artikel lainnya: Penyebab Nodul Paru, Bintil Kecil Putih di Paru-Paru

Dokter Alvin Nursalim, Sp.PD, mengatakan, “Saya rasa ini bisa dikatakan mitos. Minum air garam belum terbukti untuk menunjang kesehatan paru. Jadi, jangan dikonsumsi dengan dalih agar paru sehat, ya.”

“Malah, jika minum air garam dan memiliki tekanan darah tinggi, akan mempersulit mengontrol tekanan darahnya,” lanjutnya.

Menurut Cleveland Clinic, AS, asupan garam berlebihan dapat menyebabkan tekanan darah tinggi. Kondisi ini bisa membuat pembuluh darah kaku dan menyempit.

Akibatnya, aliran darah dan oksigen yang menuju organ-organ vital menurun. Hal ini membuat jantung berusaha lebih keras memompa darah ke seluruh tubuh. Dampak buruknya, tekanan darah bisa meningkat. 

Ahli jantung dr. Luke Laffin dari Cleveland Clinic mengatakan, “Tekanan darah yang meningkat, terutama dalam jangka waktu lama, akan memberikan ketegangan luar biasa pada jantung.”

Kondisi tersebut dapat berujung pada melemahnya otot jantung (gagal jantung).

Artikel lainnya: Waspada Kanker Paru, Perlukah Perokok Pasif Rutin Cek Kesehatan Paru?

Bila Anda terkena pneumonia, beberapa pengobatan yang disarankan American Lung Association, yaitu aspirin, obat antiinflamasi nonsteroid (seperti ibuprofen atau naproxen), atau asetaminofen untuk mengatasi demam.

Aspirin tidak diperuntukkan bagi anak-anak. Pemilihan dan dosis obat harus didasari resep dokter.

Untuk membantu mengatasi batuk, penanganan paling aman adalah minum banyak air putih agar dahak lebih mudah hilang. Hindari minum obat batuk tanpa rekomendasi dokter.

2 dari 3 halaman

Jaga Kesehatan Paru dengan Cara Efektif Ini

Dibanding minum air garam untuk paru-paru, lebih baik Anda menjaga kesehatan paru dengan berbagai cara yang sudah terbukti efektivitasnya.

Pertama, jangan lupa lakukan vaksinasi. Ada beberapa vaksin yang tersedia untuk mencegah beberapa jenis flu dan pneumonia. Konsultasikan kepada dokter jika ingin mendapatkan vaksin-vaksin ini.

Kedua, jaga kebersihan rumah dan lingkungan sekitar. Bersihkan rumah setiap hari agar tidak ada debu dan kotoran yang dapat memicu infeksi saluran pernapasan.

Ketiga, terapkan pola hidup sehat dengan cara tidur cukup, rutin berolahraga, dan mengonsumsi makanan sehat. Rajin cuci tangan juga tak kalah penting.

Keempat, hindari merokok. Kebiasaan merokok dapat merusak paru-paru yang membuatnya rentan terhadap infeksi pernapasan.

Bila ingin bertanya lebih lanjut seputar kesehatan paru, konsultasi lebih mudah lewat Live Chat dokter spesialis paru di aplikasi Klikdokter.

(FR/JKT)

Referensi:

Mayo Clinic. Diakses 2021. Pneumonia.

Healthline. Diakses 2021. Breathtaking Lungs: Their Function and Anatomy.

Medical News Today. Diakses 2021. Are there any home remedies for pneumonia?

American Lung Association. Diakses 2021. Pneumonia Treatment and Recovery.

Cleveland Clinic. Diakses 2021. How Salt Can Impact Your Blood Pressure, Heart and Kidneys.

 

0 Komentar

Belum ada komentar