Sukses

Cuka Apel Bisa Memutihkan Gigi, Amankah?

Cuka apel dipercaya bisa memutihkan gigi. Namun, bahayakah penggunaannya untuk gigi? Cek penjelasannya di sini.

Digunakan dalam pengobatan internal dan eksternal, cuka apel telah dikonsumsi untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan.

Di antaranya, meredakan sengatan matahari, mengobati jerawat, hingga mengurangi risiko penyakit jantung. Meskipun khasiat tersebut masih perlu dibuktikan dengan penelitian lebih lanjut.

Cuka apel juga dipercaya bermanfaat untuk gigi, seperti menghilangkan noda, dan membuat gigi tampak lebih putih. Untuk mengetahui faktanya, simak ulasan berikut ini.

 

1 dari 4 halaman

Manfaat Cuka Apel untuk Gigi

Anda mungkin pernah mendengar bahwa mencampurkan cuka apel dengan air atau baking soda dapat membuat gigi tampak lebih putih. Memang sempat ada penelitian menyangkut hal ini, tapi tidak dilakukan pada manusia.

Penelitian tersebut menunjukkan bahwa cuka apel berhasil memutihkan gigi sapi. Meski begitu, efektivitasnya pada manusia masih perlu diteliti lebih lanjut lagi.

Mengingat hingga saat ini, penelitian terkait manfaat cuka apel untuk memutihkan gigi hanya dilakukan pada hewan.

Artikel Lainnya: Manfaat Kulit Pisang untuk Memutihkan Gigi, Mitos atau Fakta?

Beberapa sumber yang mencantumkan manfaat cuka apel untuk gigi juga tidak menyertakan efek samping penggunaannya.

Namun, ada sebuah penelitian yang memperlihatkan manfaat dan dampak dari cuka apel pada gigi.

Studi tersebut yang dilakukan oleh National Center for Biotechnology Information (NCBI) pada tahun 2014. Penelitian tersebut mengamati efek cuka apel, cuka putih, dan hidrogen peroksida pada warna gigi dan jaringan keras gigi.

Hasilnya dapat disimpulkan bahwa cuka apel, cuka putih, dan hidrogen peroksida memiliki efek pemutihan pada gigi. Meski begitu, para peneliti memberikan catatan bahwa semua bahan tersebut dapat menyebabkan kerusakan pada permukaan gigi.

2 dari 4 halaman

Efek Samping Menggunakan Cuka Apel pada Gigi

Dijelaskan oleh drg. Wiena Manggala Putri, cuka apel bersifat asam yang dapat melemahkan email gigi hingga menyebabkan kerusakan gigi.

Gejala yang muncul adalah gigi sering kali terasa nyeri dan menjadi sensitif terhadap makanan manis serta bersuhu panas atau dingin.

Email gigi memang berfungsi menjaga lapisan dalam gigi dari suhu ekstrem dan dampak negatif dari plak serta asam. Sayangnya, email gigi bukanlah sel hidup. Jadi ketika sudah hancur, tubuh pun tidak dapat menggantinya.

Cuka apel sendiri adalah jus apel yang difermentasi dua kali. Pada langkah pertama, ragi memfermentasi gula apel menjadi alkohol, mengubahnya menjadi sari buah apel.

Pada langkah kedua, bakteri mengubah alkohol menjadi asam asetat. Rata-rata produk cuka apel memiliki pH antara 2,5 dan 3,0.

Artikel Lainnya: Hal yang dilakukan Sebelum dan Sesudah Bleaching Gigi

Sebuah penelitian tahun 2014 pernah mencoba merendam email gigi dengan cuka apel yang memiliki pH mulai dari 2,7 hingga 3,95.

Setelah 4 jam perendaman, para peneliti melihat bahwa 1 sampai 20 persen email gigi kehilangan mineral.

Studi laboratorium tersebut memang tidak memperhitungkan larutan alami dalam mulut, yaitu air liur.

Namun, hasilnya tetap menunjukkan bahwa erosi gigi dapat disebabkan oleh cuka dalam jumlah besar.

3 dari 4 halaman

Efek Cuka Apel pada Interaksi Obat

Cuka apel juga dapat berinteraksi dengan obat yang Anda minum sehari-hari. Di antaranya:

  • Obat diuretik yang menyebabkan tubuh mengeluarkan kalium. Jika mengonsumsi obat diuretik dan cuka apel dalam jumlah besar, kadar kalium Anda bisa turun drastis.
  • Digoksin (Lanoksin), obat ini digunakan untuk menurunkan kadar kalium dalam darah. Bahaya cuka apel yang dikonsumsi bersama obat ini dapat menurunkan potasium Anda ke tingkat yang berbahaya.
  • Obat diabetes. Jika Anda menggunakan insulin atau stimulan insulin, cuka apel dapat menurunkan gula darah atau kalium ke tingkat yang berbahaya.

Dapat disimpulkan bahwa manfaat cuka apel untuk gigi belum diketahui secara pasti. Bahkan dalam penggunaannya, Anda perlu mempertimbangkan efek samping seperti yang sudah disebutkan di atas.

Jika Anda memiliki masalah dengan warna gigi yang kusam atau masalah kesehatan gigi lainnya, sebaiknya konsultasi dengan dokter untuk mendapat penanganan yang tepat.

Manfaatkan layanan LiveChat 24 jam di aplikasi Klikdokter untuk pertanyaan lain seputar kesehatan gigi.

(PUT/AYU)

0 Komentar

Belum ada komentar