Sukses

  • Home
  • Info Sehat
  • Benarkah Pare Bermanfaat untuk Diabetes? Ini Kata Dokter

Benarkah Pare Bermanfaat untuk Diabetes? Ini Kata Dokter

Terdapat anggapan yang menyebut bahwa pare bisa bermanfaat untuk penderita diabetes. Apakah anggapan ini terbukti? Berikut ini kata dokter soal pare untuk diabetes.

Pare atau Momordica charantia merupakan jenis labu yang tumbuh di sejumlah kawasan Asia, Amerika Selatan, Karibia, hingga Afrika Timur. Sayuran bercita rasa pahit ini kerap diolah sebagai bahan makanan maupun pengobatan.

Khasiat pare dalam pengobatan tidak lepas dari kandungan nutrisi di dalamnya, seperti vitamin A, C, hingga zat besi. Hal ini menyebabkan pare disebut-sebut dapat membantu mengobati sejumlah penyakit, salah satunya diabetes.

Manfaat pare untuk diabetes konon dapat menurunkan kadar gula darah. Hal ini karena sayuran berwarna hijau tersebut disinyalir bisa meningkatkan produksi insulin, yaitu hormon yang membantu tubuh mengubah gula darah.

Lantas, bagaimana medis menanggapi khasiat pare untuk diabetes? Yuk, cari tahu faktanya!

1 dari 3 halaman

Penelitian Soal Manfaat Pare untuk Penderita Diabetes

Terdapat beberapa penelitian yang berusaha mengkaji khasiat pare untuk diabetes. Salah satunya diterbitkan oleh Journal of Nutritional Biochemistry pada tahun 2015.

Studi tersebut menyatakan bahwa pare dapat mencegah resistensi insulin pada prediabetes dan diabetes tipe 2.

Artikel Lainnya: Manfaat Buah Pare Untuk Kesehatan Kulit

Resistensi insulin itu sendiri merupakan kondisi ketidakmampuan tubuh memanfaatkan hormon tersebut dengan optimal. Akibatnya, penderita diabetes cenderung memiliki kadar gula darah yang tinggi.

Tidak berhenti di situ, ada pula penelitian lain yang berkata serupa. Penelitian ini dirilis Current Diabetes Reviews pada tahun 2014.

Dalam penelitian tersebut, pare disebut dapat membantu meningkatkan produksi insulin serta mendukung penyerapan dan pemanfaatan gula darah penderita diabetes tipe 2.

Dalam praktiknya, pare disinyalir dapat membantu sel tubuh memanfaatkan dan memindahkan gula darah ke hati, otot, dan lemak.

2 dari 3 halaman

Masih Kontroversi

Meski menjanjikan, kedua penelitian yang membahas manfaat pare untuk diabetes masih belum sepenuhnya dapat dibuktikan. Hal ini disampaikan oleh ahli gizi terdaftar dari Harvard's Joslin Diabetes Center, Heidi Karner.

“Saya telah meninjau penelitian yang mengkaji manfaat pare dalam menurunkan gula darah: hasilnya tidak memuaskan. Hingga saat ini, belum ada bukti kuat soal manfaat pare untuk diabetes,” katanya, dikutip dari Livestrong.

Senada itu, dr. Reza Fahlevi, Sp. A, mengatakan bahwa pare tidak bisa menyembuhkan penyakit diabetes. Sayuran ini belum bisa menggantikan peran insulin dan terapi pengobatan diabetes lainnya.

“Bagaimana pun, mengatur pola makan, olahraga teratur, dan minum obat dari dokter adalah terapi diabetes yang paling utama,” tegas dr. Reza.

Walau begitu, dr. Reza berujar bahwa pare bisa menjadi alternatif sayuran yang dikonsumsi oleh penderita diabetes. Hal ini karena pare mengandung kadar gula yang rendah.

“Penderita diabetes memang harus mengonsumsi sayur dan buah yang tidak terlalu banyak kandungan gulanya. Salah satu yang bisa menjadi pilihan adalah pare,” ucap dr. Reza.

Artikel Lainnya: Manfaat Potensial Pare untuk Penanganan Kanker

“Selain itu, pare juga banyak mengandung antioksidan. Hal ini baik untuk menunjang kondisi tubuh penderita diabetes,” tambahnya.

Namun, bagi penderita diabetes yang hendak mengonsumsi pare, Anda disarankan untuk berkonsultasi terlebih dahulu kepada dokter.

Pasalnya, menurut Memorial Sloan Kettering Cancer Center (MSKCC), orang yang menggunakan insulin maupun punya kondisi tertentu tidak boleh mengonsumsi pare.

Hal itu karena efek aditif pare, yang dapat menyebabkan penurunan gula darah hingga terlalu rendah.

Selain itu, konsumsi pare dengan cara tidak tepat juga dapat menyebabkan efek samping serius, seperti perdarahan vagina dan keguguran.

Manfaat pare untuk diabetes memang belum terbukti. Namun, tak ada salahnya jika penderita diabetes ingin mengonsumsi sayuran yang satu ini.

Agar lebih aman, pastikan untuk berkonsultasi terlebih dahulu kepada dokter, ya! Anda bisa memanfaatkan LiveChat 24 jam atau aplikasi Klikdokter untuk berkonsultasi secara daring kepada dokter.

(NB/AYU)

0 Komentar

Belum ada komentar