Sukses

Kapan Si Kecil Dapat Memulai Bisnis? Ini Kata Psikolog

Ingin mengatakan bisnis untuk anak-anak namun ragu kapan waktu yang tepat. Berikut dijelaskan psikolog mengenai usia terbaik untuk anak memulai bisnis.

Memulai sebuah bisnis tidak mengenal usia. Bukan hanya orang dewasa, anak-anak sebenarnya sah-sah saja jika ingin berbisnis.

Namun, berbisnis tentu membutuhkan tanggung jawab yang tak mudah bagi anak. Lantas, kapan sih idealnya si kecil memulai bisnis? Adakah usia terbaik memulai bisnis? Simak jawaban psikolog berikut.

1 dari 3 halaman

Bisnis untuk anak-anak, Kapan Waktu yang Tepat?

Dijelaskan oleh Gracia Ivonika, M.Psi., Psikolog, dalam menentukan kapan waktu bisnis untuk anak-anak yang tepat, sebenarnya umur tidak bisa dijadikan tolok ukur.

Namun, ada beberapa kesiapan anak yang bisa orangtua perhatikan sebelum memulai bisnis. 

“Bisa lihat dari kesehariannya dalam mengerjakan tanggung jawab sehari-hari, misalnya dalam kuliah atau sekolahnya. Kemudian pengambilan keputusan dalam kesehariannya seperti apa, pertimbangan-pertimbangan yang dibuat itu perlu diperhatikan,” ucap Gracia.

Artikel Lainnya: Si Kecil Sakit, Kapan Harus Periksa ke Dokter Spesialis Anak?

Lihat juga kemampuan anak dalam organisasi dan leadership. Apakah selama ini anak terlibat dalam organisasi, kemudian apakah anak juga turut serta dalam mengambil keputusan dalam organisasi tersebut.

“Kalau misalnya merasa anak belum cukup matang, orangtua bisa mendukung anak mempersiapkan lebih baik dengan pengarahan dan lewat diskusi. Hindari terkesan terlalu mengajari, menggurui atau meremehkan anak,” ucap Gracia.

2 dari 3 halaman

Cara Membantu Mempersiapkan Bisnis untuk Anak

Ada beberapa langkah yang orangtua bisa lakukan dalam hal mempersiapkan bisnis untuk anak-anak. Berikut ulasannya.

  1. Biarkan Anak Mengejar Passion Mereka

Sangat penting memastikan anak bersemangat menjalani sesuatu. Jika Anda ingin anak menikmati pengalaman sebagai pebisnis, biarkanlah mereka memilih bisnis yang sesuai dengan minat dan kemampuan.

Jika si kecil belum memiliki ide bisnis tertentu, mintalah mereka membuat daftar hal-hal favorit mereka untuk dilakukan.

Jika menyukai binatang, anak dapat memulai bisnis berjualan makanan hewan atau ternak hewan peliharaan. 

  1. Ajarkan untuk Tetapkan Tujuan dan Buat Rencana

Mintalah si kecil memikirkan semua hal yang diperlukan untuk mengubah ide mereka menjadi kenyataan. Peralatan, perlengkapan, atau pelatihan seperti apa yang mereka butuhkan.

Jika ingin berjualan kue, buat catatan apa saja yang dibutuhkan, seperti oven, bahan-bahan kue, termasuk packaging. Orangtua dapat membantu anak menyiapkan apa saja yang dibutuhkan untuk kebutuhan bisnis. 

Mereka harus menuliskan tujuan mereka untuk bisnis, termasuk tujuan keuangan, dan hal lain yang ingin mereka capai. 

Tinjau kembali tujuan dan rencana yang sudah dibuat. Susun plan B jika rencana awal tak berjalan mulus.

Beritahu apa saja risiko dalam berbisnis. Bila gagal, dukung mereka untuk tidak kecil hati dan menjalankan rencana cadangan.

Artikel Lainnya: Kesalahan Pola Asuh Anak yang Bikin si Kecil Jadi Bossy

  1. Ajarkan Cara Melayani Pelanggan yang Baik

Menjadi komunikator yang efektif dan pendengar yang berempati adalah bagian penting bagi seorang wirausaha. 

Bantu si kecil mengembangkan cara menjelaskan produk atau layanan mereka secara jelas dan tepat sasaran.

Selain itu, ajarkan anak Anda untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada pelanggan atau pembelinya. Service yang baik dapat membuat mereka menjadi pebisnis yang hebat dan dihargai.

  1. Memperkenalkan Konsep Pengelolaan Uang

Bisnis untuk anak-anak adalah cara yang bagus untuk memperkenalkan mereka pada keterampilan pengelolaan uang dasar. 

Anak yang terjun di dunia bisnis biasanya lebih menghargai cara memperoleh dan menggunakan uang. 

Anda dapat mengarahkan anak untuk membuat perhitungan keuntungan dari bisnis yang dilakukan. Berikan juga tips bagaimana cara memutar uang kembali agar anak tidak boros.

Si kecil mulai menunjukkan minat berbisnis? Tak ada salahnya didukung, Bun! Perhatikan kesiapannya dalam berbisnis dan dampingi dalam prosesnya. 

Jika Anda membutuhkan konseling seputar pola asuh, gunakan fitur LiveChat di aplikasi Klikdokter untuk berkonsultasi kepada psikolog.

(HNS/AYU)

0 Komentar

Belum ada komentar