Sukses

  • Home
  • Info Sehat
  • Jenis Tulang Rawan dan Kondisi Kesehatan yang Dapat Terjadi

Jenis Tulang Rawan dan Kondisi Kesehatan yang Dapat Terjadi

Tulang rawan merupakan tulang yang bersifat padat tetapi lunak. Ketahui berbagai jenis tulang rawan dan kondisi kesehatan yang dapat menyertai lewat ulasan ini.

Tulang rawan merupakan jaringan ikat yang terdapat di seluruh tubuh. Tulang rawan cukup lunak karena terdiri dari gel yang disebut matriks dan air. Tulang rawan dapat menunjang struktur dan fungsi seluruh sendi dan tulang. 

Dokter Devia Irine Putri menjelaskan, “Fungsi tulang rawan sebagai bantalan antar tulang sehingga tidak terjadi gesekan. Selain itu, tulang rawan juga membantu untuk mendukung struktur tulang dan penting dalam pertumbuhan tulang.”

Ada beberapa jenis tulang rawan dan kondisi kesehatan yang dapat terjadi. Berikut penjelasannya. 

Artikel Lainnya: Kepadatan Tulang Bisa Menurun di Usia 30, Lakukan Ini dari Sekarang!

1 dari 3 halaman

Jenis-jenis Tulang Rawan

Ada beberapa jenis tulang rawan yang perlu diketahui, berikut penjelasannya:

  1. Tulang Rawan Elastis

Tulang rawan elastis merupakan tulang yang paling lentur, memiliki warna kekuningan, dan dikelilingi oleh perikondrium (selubung jaringan ikat padat yang mengelilingi tulang rawan).

Tulang rawan elastis dapat ditemukan di telinga, hidung, dan trakea (tabung udara). 

  1. Tulang Rawan Hialin

Hialin merupakan tulang rawan yang paling banyak ditemukan di tubuh. Hialin mengandung serat kolagen yang padat. Karena itu, tulang rawan hialin cukup kuat namun sedikit lentur. 

Tulang rawan hialin biasanya ditemukan di bagian ujung tulang. Hialin dapat melapisi sendi tubuh, septum hidung (yang memisahkan lubang hidung), dan trakea.

  1. Tulang Rawan Fibrosa

Tulang rawan fibrosa terdapat di bantalan khusus yang dikenal sebagai meniskus (menisci) serta di cakram yang terletak di antara tulang belakang (vertebrae).

Bantalan ini sangat penting untuk mengurangi gesekan pada persendian seperti lutut.

2 dari 3 halaman

Kondisi Kesehatan yang Mengganggu Tulang Rawan

Berikut adalah beberapa penyakit atau kelainan yang bisa terjadi di bagian tulang rawan:

  1. Osteoartritis

Osteoartritis terjadi ketika tulang rawan mengalami penipisan seiring berjalannya waktu. Padahal, tulang rawan berfungsi sebagai bantalan tulang.

Semakin tipis bantalan tulang, semakin besar risiko gesekan yang terjadi. Hal itu dapat menyebabkan kerusakan tulang. Osteoartritis atau radang sendi bisa terjadi di berbagai tempat, namun kondisi ini umum menyerang lutut, pinggul, tulang belakang, dan juga tangan. 

Ketika mengalami osteoartritis, tulang akan mengalami pembengkakan dan membuat penderitanya sulit menggerakkan sendi. 

Artikel Lainnya: Penyebab Nyeri Tulang Kering saat Olahraga dengan Treadmill

  1. Akondroplasia

Dikutip dari Genetic and Rare Disease Information Center, akondroplasia merupakan gangguan pertumbuhan tulang yang dapat mencegah perubahan tulang rawan (tulang panjang lengan dan kaki) menjadi tulang keras. 

Akondroplasia dapat menyebabkan dwarfisme yang ditandai dengan tinggi badan kurang, gerakan siku yang terbatas, ukuran kepala besar, dan ukuran jari-jari yang tampak kecil. 

Akondroplasia juga dapat menyebabkan komplikasi gangguan pernapasan, obesitas, infeksi telinga, atau lordosis (kelainan tulang belakang).

Dokter Devia mengatakan, “Dampak dari akondroplasia yang tidak ditangani biasanya mengganggu pergerakan karena ada kelainan tulang anggota gerak, stenosis spinal.”

  1. Kostokondritis

Dokter Devia mengatakan, “Kostokondritis adalah peradangan yang terjadi di tulang rawan yang menghubungkan tulang dada dengan tulang rusuk.” 

Kostokondritis dapat terjadi akibat tulang terbentur saat mengangkat benda-benda berat, infeksi, kondisi arthritis, serta adanya tumor. Kendati begitu, kostokondritis sering dihubungkan dengan penyakit jantung

“Kostokondritis dan penyakit jantung tidak berhubungan sama sekali karena nyeri yang muncul pun berbeda. Nyeri yang dirasakan seperti tertusuk atau tertekan dan membuat penderitanya berat untuk menarik napas atau batuk. Nyeri yang dirasakan lebih terasa di bagian tulang rusuk,” jelas dr. Devia.

Artikel Lainnya: Cara Menjaga Kesehatan Punggung dan Tulang Belakang

  1. Chondromalacia Patella

Menurut Cleveland Clinic, chondromalacia patella merupakan penyakit yang menyerang tulang rawan bagian bawah tempurung lutut (patella). Kondisi ini lebih sering digambarkan sebagai nyeri lutut. 

Nyeri terjadi saat lutut dan tulang paha (femur) saling bergesekan. Selain itu, lutut juga dapat terasa pegal dan sulit ditekuk. 

  1. Kondroma

Dilansir dari Aurora Health Care, kondroma merupakan tumor jinak yang muncul di tulang rawan. 

Kondroma berkembang secara perlahan di tulang sinus dan tulang tenggorokan. Kondroma juga bisa muncul di tulang kecil tangan, kaki, lengan atas, paha, dan tulang rusuk. 

Kondroma yang terbentuk di permukaan tulang disebut dengan kondroma periosteal. Sementara itu, kondroma yang terbentuk di rongga sumsum tulang disebut dengan enkondroma.

Untuk tahu informasi kesehatan lainnya, Anda dapat membaca artikel di aplikasi Klikdokter. Anda juga bisa berkonsultasi langsung dengan dokter melalui fitur Live Chat.

(OVI/JKT)

1 Komentar