Sukses

  • Home
  • Info Sehat
  • Bahaya Jika Gigi Bungsu yang Tumbuh Miring Tidak Dicabut

Bahaya Jika Gigi Bungsu yang Tumbuh Miring Tidak Dicabut

Punya gigi bungsu yang tumbuh miring? Pertimbangkan untuk segera mencabutnya jika tidak ingin mengalami beberapa dampak berikut.

Gigi bungsu adalah gigi geraham yang paling terakhir tumbuh. Gigi ini akan tumbuh ketika menginjak usia 17 tahun ke atas.

Tidak semua orang memiliki bentuk gigi bungsu yang normal seperti gigi lainnya. Kebanyakan orang memiliki gigi bungsu yang tumbuh miring, atau bahkan tertanam di dalam tulang (impaksi gigi).

Kondisi tersebut terkadang membutuhkan perawatan khusus hingga pencabutan. Jika gigi bungsu yang tumbuh tidak normal dibiarkan, ada berbagai risiko gangguan  kesehatan yang dapat terjadi.

Berikut ini bahaya dari gigi bungsu tumbuh miring yang tidak dicabut:

 

1 dari 4 halaman

1. Karies

Karies bisa terjadi pada semua jenis gigi. Karies timbul karena adanya sisa makanan dan bakteri yang melekat pada permukaan gigi, sehingga semakin lama permukaan gigi termakan oleh bakteri tersebut.

Permukaan gigi memiliki pengaruh yang sangat erat terhadap kejadian karies. Jika permukaan tersebut semakin berpotensi tertempel oleh sisa makanan, risiko terjadinya karies gigi juga semakin tinggi.

Artikel Lainnya: Daftar Hal yang Tidak Boleh Dilakukan Setelah Operasi Gigi Bungsu

Gigi yang tumbuh miring dan dibiarkan merupakan hal yang berbahaya, karena akan menimbulkan efek gigi yang berjejal dengan gigi sebelahnya. Kondisi ini memudahkan sisa makanan menempel dan sulit untuk dibersihkan. Akibatnya, masalah karies pun dapat timbul.

Jika tidak ingin mengalami karies, jangan lupa untuk menjaga kebersihan gigi bungsu Anda.

2. Gingivitis

Bahaya lain dari gigi yang tumbuh miring adalah risiko terjadinya gingivitis atau radang gusi.

Gingivitis disebabkan oleh karang gigi yang tidak dibersihkan sehingga menjadi radang di antara gusi dan gigi. Gejala yang dapat muncul akibat penyakit ini berupa gusi yang berdarah ketika menyikat gigi.

Seperti halnya penyebab karies, posisi gigi bungsu yang tumbuh miring juga meningkatkan terjadinya karang gigi. Lokasi yang susah dijangkau sehingga sulit untuk dibersihkan menaikkan risiko adanya karang gigi.

Jika Anda memang merasa gigi bungsu tersebut tidak dapat dijangkau dengan baik oleh sikat gigi, sebaiknya segera ganti dengan kepala sikat yang lebih kecil sehingga dapat menjangkau area gigi bungsu dengan maksimal.

Artikel Lainnya: Inilah Tanda-Tanda Gigi Bungsu Perlu Dicabut

2 dari 4 halaman

3. Perikoronitis

Perikoronitis merupakan peradangan yang terjadi di permukaan gigi. Berbeda dengan gingivitis yang terjadi di leher gigi antara gigi dan gusi, perikoronitis terjadi pada gusi yang menutupi permukaan gigi akibat posisi tumbuh yang tidak sempurna.

Bahaya dari gigi yang tumbuh miring akan mempermudah sisa makanan masuk ke dalam lipatan gigi dan gusi. Selain sisa makanan, bakteri juga mudah berkembang biak pada lokasi tersebut.

Seseorang yang mengalami perikoronitis akan mengeluhkan sakit ketika mengunyah. Namun, rasa sakit itu terkadang akan hilang sendiri.

Perawatan yang sebaiknya dilakukan jika mengalami perikoronitis, yaitu dengan operkulektomi atau pemotongan gusi yang menutupi permukaan gigi. Dengan begitu, diharapkan sisa makanan tidak kembali menempel dengan mudah di dalam lipatan operkulum.

4. Infeksi

Infeksi gigi akan terjadi pada semua gigi yang telah dimasuki oleh bakteri. Kondisi ini termasuk salah satu bahaya gigi yang tumbuh miring.

Jika bakteri yang menempel semakin banyak, maka infeksi juga akan semakin mudah terjadi. Infeksi umumnya terjadi pada gigi yang berlubang.

Artikel Lainnya: Mengatasi Bengkak Setelah Operasi Gigi Bungsu

Karies akan menjadi pintu masuk utama dan tempat pelekatan bakteri sebelum akhirnya masuk ke saluran akar dan berkembang di ujung akar.

Bakteri yang sudah menumpuk di ujung akar akan terjadi infeksi bakteri. Infeksi tersebut akan terasa sangat tidak nyaman, bahkan dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Jika dibiarkan, kondisi tersebut akan menimbulkan abses atau bengkak.

Gigi yang sudah mengalami bengkak dapat menjadi ciri gigi tersebut sudah tidak vital lagi. Pada kasus ini, perawatan yang dianjurkan berupa perawatan saluran akar hingga pencabutan.

3 dari 4 halaman

5. Vertigo

Bahaya lainnya dari gigi impaksi yang tidak dicabut adalah vertigo. Kondisi ini merupakan salah satu tanda khas jika seseorang memiliki pertumbuhan gigi bungsu yang miring.

Pada kebanyakan kasus, seseorang dengan vertigo yang memeriksakan kondisinya tidak menemukan adanya penyakit di dalam tubuhnya. Setelah ditelusuri lagi, tidak jarang kasus vertigo yang justru diakibatkan oleh posisi gigi bungsu yang miring.

Gigi bungsu yang miring memiliki bentuk akar yang beraneka ragam. Akar dari gigi terdiri dari bermacam-macam saraf. Saraf tersebut bisa saja terjepit pada ujung akar gigi bungsu.

Perawatan yang dianjurkan adalah pencabutan, agar saraf di daerah tersebut tidak tertekan kembali dan vertigo juga tidak muncul kembali.

Demikian beberapa bahaya dari gigi bungsu tumbuh miring yang tidak dicabut. Jika tumbuh gigi bungsu yang abnormal, bahkan menimbulkan nyeri, segera konsultasikan ke dokter gigi untuk penanganan yang sesuai.

Anda dapat menggunakan layanan Live Chat 24 jam di aplikasi KlikDokter untuk berkonsultasi langsung dengan dokter.

[WA]

0 Komentar

Belum ada komentar