Sukses

Manfaat Stroberi untuk Melawan Penyakit Kanker

Buah stroberi mengandung zat serta nutrisi yang baik untuk melawan kanker. Bagaimana cara kerja stroberi untuk melawan kanker? Simak ulasannya di sini.

Stroberi merupakan buah kaya akan vitamin C. Selain itu, stroberi juga memiliki nutrisi, seperti folat, kalium, zat besi, tembaga, magnesium, dan fosfor.

Buah berwarna merah ini turut memiliki  kandungan antioksidan yang dapat digunakan untuk membantu melawan kanker, khususnya kanker kolorektal atau kanker usus besar.

Lantas, bagaimana stroberi dapat melawan pertumbuhan sel kanker? Simak ulasan berikut.

 

1 dari 4 halaman

1. Mengandung Asam Fenolik dan Anthocyanin

Dilansir dari National Foundation for Cancer Research, para peneliti telah mempelajari reaksi anthocyanin dan asam fenolik terhadap kanker.

Anthocyanin dan flavonoid ditemukan di dalam makanan berwarna merah alami, seperti stroberi.

Kedua zat tersebut memengaruhi sel dalam tubuh dengan cara meningkatkan antioksidan, antiinflamasi, dan enzim yang menonaktifkan karsinogen (zat pemicu kanker).

Artikel Lainnya: Khasiat Lemon untuk Penyembuhan Kanker, Efektifkah?  

Respons yang dihasilkan dari kedua zat tersebut dapat menghambat pertumbuhan dan penyebaran sel kanker.

Tak hanya itu, asam fenolik juga menghasilkan sifat melawan kanker. Asam fenolik meningkatkan pertahanan antioksidan dan antiinflamasi untuk melawan mutasi sel yang menyebabkan kanker.

Peneliti juga mulai mencari tahu manfaat lain asam fenolik di dalam tubuh. Asam fenolik ditemukan dapat meningkatkan metabolisme glukosa, mengurangi resistensi insulin, dan mengubah mikrobiota usus.

Penelitian-penelitian ini menunjukkan bahwa nutrisi di dalam stroberi baik untuk mencegah dan melawan kanker.

2 dari 4 halaman

2. Mengandung Asam Ellagic

Dilansir dari BeatCancer.org. asam ellagic bertindak sebagai antioksidan yang membantu menonaktifkan karsinogen tertentu. Asam ellagic juga dapat memperlambat reproduksi sel kanker.

Asam ellagic terkandung di dalam stroberi. Perlu diketahui, asam ellagic merupakan faktor antiangiogenetik kuat yang dapat memperlambat pertumbuhan pembuluh darah. Pada kasus penyakit kanker, pertumbuhan pembuluh darah dapat memberi makan kepada sel tumor baru.

Dalam penelitian laboratorium, asam ellagic mampu mencegah kanker kulit, kandung kemih, paru-paru, kerongkongan, dan payudara.

Manfaat stroberi untuk kanker juga pernah diuji terhadap beberapa hewan dan menunjukkan hasil yang baik.

Melansir dari Healthline, konsumsi stroberi beku dapat mengurangi pembentukan tumor di dalam tubuh hamster yang mengidap kanker mulut.

Sementara itu, ekstrak stroberi dapat membantu membunuh sel kanker payudara dan menghambat pertumbuhan tumor pada tikus.

Artikel Lainnya: Manfaat Ginseng untuk Kanker, Mitos atau Fakta?

3 dari 4 halaman

Perhatikan Ini Sebelum Mengonsumsi Stroberi

Anda dapat mengonsumsi buah stroberi segar secara langsung. Namun jika merasa bosan, Anda dapat  mengolah stroberi menjadi hidangan lain. Misalnya, Anda bisa mengolah stroberi menjadi smoothies, salad buah, atau bahkan jus.

Meski begitu, dr. Sepriani Timurtini Limbong menyarankan untuk tidak menambahkan gula saat mengolah stroberi menjadi makanan dan minuman.

Selain dengan mengonsumsi stroberi untuk mencegah dan melawan sel kanker, Anda juga dapat melakukan gaya hidup sehat dengan berolahraga serta mengonsumsi makanan sehat lainnya.

   

Untuk tahu informasi lain seputar kanker atau masalah kesehatan lainnya, Anda dapat membaca artikel di aplikasi Klikdokter.

(OVI/JKT)

0 Komentar

Belum ada komentar