Sukses

Telur Bebek untuk MPASI Bayi, Aman atau Tidak?

Tidak sedikit ibu yang berpikir untuk memberikan MPASI telur bebek kepada bayi. Lantas, apa kata medis terkait hal tersebut? Amankah telur bebek untuk MPASI? Cek di sini.

Salah satu indikator menu MPASI yang sehat adalah terdiri dari asupan bervariasi. Ini artinya, menu MPASI yang diberikan kepada buah hati mesti berganti-ganti setiap hari.

Guna memenuhi hal tersebut, tidak sedikit ibu yang berpikiran untuk mengganti telur ayam dengan telur bebek untuk MPASI. Apakah Anda termasuk salah satu yang juga melakukan hal tersebut?

Jika ya, Anda sebaiknya lebih berhati-hati dalam memberikan MPASI telur bebek untuk si kecil. Bagaimana maksudnya? Yuk, cari tahu lebih lanjut.

Artikel Lainnya: Bolehkah Memberikan Pasta untuk Menu MPASI Bayi?

1 dari 4 halaman

Telur Bebek untuk MPASI, Aman atau Tidak?

Menurut dr. Arina Heidyana, telur yang berasal dari ayam, bebek, puyuh, dan unggas lainnya dapat diperkenalkan kepada bayi sejak usia MPASI (6 bulan). Dengan kata lain, pemberian telur bebek untuk MPASI bukanlah hal yang dilarang oleh medis. 

Faktanya, telur bebek terkenal karena bentuknya yang 50 persen lebih besar dari telur ayam. Telur bebek juga memiliki bagian kuning yang lebih besar, keemasan, dan lembut jika dibandingkan dengan telur ayam.

Tidak hanya itu, telur bebek juga memiliki jumlah nutrisi yang lebih tinggi dibandingkan telur ayam. Inilah alasan mengapa telur bebek dianggap lebih sehat dibandingkan telur ayam.

“Telur bebek kaya akan vitamin dan mineral, seperti vitamin B, vitamin D, seng, zat besi dan selenium,” kata dr. Arina.

Artikel Lainnya: Cek! Menu MPASI untuk Menambah Berat Badan Bayi

2 dari 4 halaman

Manfaat Telur Bebek untuk Bayi

Menurut dr. Arina, pemberian MPASI telur bebek sangat baik untuk menunjang tumbuh kembang bayi.

Tak hanya itu, ada pula manfaat lain yang bisa dirasakan si kecil dengan mengonsumsi MPASI telur bebek. Beberapa manfaat telur bebek untuk bayi, antara lain:

  1. Mendukung Sistem Kekebalan Tubuh

Nutrisi yang terkandung dalam telur bebek dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh si kecil, yang berkontribusi untuk melindungi mereka dari berbagai jenis penyakit infeksi. 

  1. Mengoptimalkan Pertumbuhan Tulang 

Telur bebek mengandung vitamin D dengan kadar enam kali lebih tinggi daripada telur ayam. Dengan asupan vitamin D yang cukup, tubuh si kecil dapat lebih optimal dalam menyerap kalsium. Hal ini dapat membuat tulang si kecil lebih sehat dan kuat.

  1. Menyehatkan Mata

Telur bebek juga mengandung vitamin A dua kali lipat lebih banyak daripada telur ayam. Apabila dikonsumsi secara rutin dan dalam porsi yang tepat, telur bebek mampu menyehatkan kesehatan indra penglihatan buah hati Anda.

  1. Mengoptimalkan Kesehatan Jantung, Otak, dan Saraf

Telur bebek mengandung sebagian besar asam lemak omega-3, yang merupakan nutrisi terpenting untuk mengoptimalkan kesehatan jantung, otak, dan saraf. 

  1. Rendah Kolesterol 

Telur bebek memiliki persentase kolesterol yang jauh lebih rendah dibandingkan dengan telur ayam. Ini artinya, telur bebek jauh lebih sehat dan dapat melindungi si kecil dari risiko kenaikan berat badan berlebih. 

Artikel Lainnya: Mau Pakai Jasa Katering MPASI, Perhatikan Beberapa Hal Ini

3 dari 4 halaman

Perhatikan Ini Sebelum Memberikan MPASI Telur Bebek

Melansir Solidstarts, telur adalah salah satu jenis alergen makanan nomor 2 setelah susu. Oleh karena itu, saat hendak memperkenalkan telur kepada bayi, sebaiknya berikan dalam porsi kecil terlebih dahulu. 

Apabila terdapat reaksi alergi, seperti mata berair, gatal-gatal, ruam, mengi, wajah bengkak, batuk, muntah, diare, dan kram perut, sebaiknya hentikan pemberian MPASI telur bebek untuk bayi dan segera periksakan ke dokter.

Jika sebaliknya, si kecil tampak baik-baik saja setelah mengonsumsi MPASI telur bebek atau ayam, Anda bisa terus memberikannya sebagai menu makan harian. Pastikan untuk memperhatikan porsinya agar tidak berlebihan. Jangan lupa juga untuk mengombinasikannya dengan menu sehat lainnya.

Tidak ada salahnya jika Anda ingin memberikan telur bebek untuk MPASI bayi. Namun, Anda harus tetap memastikan bahwa si kecil tidak alergi dengan asupan tersebut. 

Jika masih terdapat keraguan dalam menyajikan MPASI telur bebek untuk bayi, Anda sebaiknya berkonsultasi lebih lanjut kepada dokter melalui LiveChat 24 jam atau aplikasi Klikdokter.

(NB/JKT)

0 Komentar

Belum ada komentar