Sukses

Kulit Vagina Hitam, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Anda menyadari bahwa vagina menghitam. Tak perlu cemas dan khawatir, ketahui 5 penyebab penyebab miss v hitam berikut ini.

Banyak hal di tubuh wanita yang dapat berubah seiring bertambahnya usia. Salah satunya hal yang mungkin Anda tidak duga sebelumnya adalah menghitamnya warna kulit di area vagina.

Perubahan warna pada vagina biasanya tidak terjadi dalam semalam. Vagina menghitam biasanya terjadi bertahap hingga tidak disadari.

1 dari 3 halaman

Penyebab Warna Vagina Menghitam

Namun, apa sih yang menjadi penyebab warna vagina hitam? Untuk mengetahuinya, simak penjelasan berikut.

  1. Faktor Gesekan

Penyebab paling umum dari vagina hitam adalah faktor gesekan. Hal ini dapat disebabkan oleh efek mengenakan pakaian dalam yang terlalu ketat, ukuran tidak pas, dan kurangnya ventilasi yang baik di area tersebut. 

Faktor gesekan juga bisa terjadi akibat aktivitas sehari-hari, seperti berjalan, olahraga, dan kegiatan seksual. Selain itu, menggosok area vagina terlalu sering juga dapat menyebabkan penggelapan.

Artikel Lainnya: Kulit Vagina Kering, Ini Penyebab dan Cara Atasinya

  1. Faktor Hormonal

Faktor kedua yang dapat menyebabkan vagina menghitam adalah faktor hormon. Hormonal memang dapat memainkan peran penting dalam kasus ini. 

Menurut American College of Obstetricians and Gynaecologists, selama masa pubertas, mungkin ada kenaikan kadar estrogen secara tiba-tiba yang dapat menyebabkan penggelapan area intim. 

Kemudian pada usia sekitar akhir 30 dan 40-an, mungkin ada efek yang sama karena kadar estrogen yang rendah saat wanita mendekati masa menopause.

  1. Infeksi Vagina

Vagina adalah bagian tubuh yang paling sensitif. Dan, wanita rentan terhadap infeksi vagina dari waktu ke waktu. 

Kondisi tertentu memengaruhi area di sekitar vulva, yang dapat menyebabkan bercak gelap di sekitar area tersebut.

  1. Faktor Usia

Melansir Healthline, seiring bertambahnya usia, tidak hanya dalam hal elastisitas dan tekstur vagina yang dapat berubah. Warna vagina yang menghitam juga bisa terjadi. 

Tidak hanya vagina, bagian tubuh lain juga bisa menggelap seiring bertambahnya usia. Mungkin tidak selalu demikian, tetapi hal ini bisa menjadi salah satu penyebabnya.

  1. Sindrom Ovarium Polikistik (PCOS)

Wanita yang mengalami sindrom ovarium polikistik (PCOS) juga dapat mengalami perubahan warna pada vagina. 

PCOS adalah suatu kondisi ketika kista kecil ditemukan berkembang di ovarium. Kondisi ini menciptakan kekacauan hormon di dalam tubuh Anda. 

PCOS juga menyebabkan kelebihan hormon pria (androgen) dalam tubuh seorang wanita. Hal inilah yang dapat menyebabkan penggelapan pada bagian area vagina.

Artikel Lainnya: Bentuk Vagina seperti Jengger Ayam, Normalkah?

2 dari 3 halaman

Area Vagina Menghitam Adalah Normal

Dijelaskan dr. Sara Elise Wijono, M.Res, sangat normal jika kulit labia, skrotum, dan anus Anda lebih gelap daripada kulit di area tubuh lainnya. Penggelapan ini disebut juga dengan hiperpigmentasi.

“Area selangkangan umumnya warnanya memang lebih gelap dibanding bagian tubuh lainnya. Semua area lipatan tubuh sebenarnya cenderung lebih gelap. Jadi kemungkinan memang wajar area intim lebih gelap,” ucap dr. Sara. 

Jadi, dia menambahkan, prosedur atau cara memutihkan miss V sebenarnya tidak perlu dilakukan. 

Dokter Hadley King, MD, dokter kulit yang berbasis di Manhattan, New York mengatakan, pada kebanyakan wanita yang pascapubertas, kulit di area genital mereka akan lebih gelap.

Pasalnya, warna vagina bervariasi dari orang ke orang dan tidak ada warna normal di area ini, tetapi memang cenderung lebih gelap. Warna kulit alami Anda berperan dalam seberapa gelap area ini. 

Tips Mencegah Hiperpigmentasi Vagina

Hiperpigmentasi kulit vagina akibat perubahan hormonal dan penuaan memang sulit dicegah. Namun, Anda dapat melakukan sesuatu untuk mengurangi gesekan.

Artikel Lainnya: Perubahan Bentuk Vagina Sebelum Hamil dan Setelah Melahirkan

Berikut beberapa cara untuk mengurangi gesekan di area intim sekaligus vagina hitam:

  • Menghindari celana dan pakaian dalam yang ketat.
  • Menjaga kelembaban kulit sekitar area vagina.
  • Menghindari hair removal, seperti waxing atau mencukur yang dapat menyebabkan folikulitis dan peradangan.
  • Memakai pakaian yang menyerap keringat.

Tidak perlu khawatir jika menemukan warna vagina lebih hitam dibanding area lainnya. Namun, jika vagina hitam disertai dengan gatal atau infeksi di area sekitar, segera periksakan diri ke dokter.

Bisa jadi, itu merupakan tanda peradangan akibat infeksi kuman atau reaksi alergi terhadap produk yang digunakan.

Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter melalui layanan LiveChat di aplikasi Klikdokter

(HNS/AYU)

1 Komentar