Sukses

Karakter atau Bakat yang Menentukan Kesuksesan Anak?

Setiap orangtua pasti ingin anaknya menjadi orang yang sukses. Lantas, faktor apa yang turut menentukan kesuksesan anak: karakter atau bakat? Cek di sini!

Setiap orangtua pasti berkeinginan melihat anaknya menjadi orang yang sukses. Berbagai upaya rela dilakukan guna melatih keterampilan dan bakat anak untuk bekalnya di kemudian hari.

Namun, hal apa yang paling menentukan tingkat kesuksesan anak di kemudian hari: apakah bakat atau karakter? Yuk, cari tahu fakta selengkapnya!

1 dari 3 halaman

Hal yang Menentukan Kesuksesan Anak, Karakter atau Bakat?

Dijelaskan oleh Gracia Ivonika, M.Psi., Psikolog, karakter dan bakat sama-sama penting dalam menunjang kesuksesan anak. Menurutnya, kedua hal tersebut harus berjalan beriringan untuk memastikan kesuksesan anak.

Artikel Lainnya: 7 Pola Asuh yang Menjauhkan Anak dari Kesuksesan

“Karakter turut menentukan sikap kerja dan keterampilan sosial. Kalau hanya berbakat tanpa punya karakter yang mendukung untuk berelasi, bekerja dengan baik, dan sebagainya, itu akan sulit,” ucap Gracia.  

“Begitu pun sebaliknya. Kalau karakternya baik tetapi tidak dimanfaatkan untuk bekerja keras atau mengembangkan kemampuan, hal itu dapat menghambatnya untuk berkembang,” tegasnya. 

Karakter anak dapat dibentuk dari pola asuh dan lingkungan tempat tinggal. Lain halnya dengan bakat. Orangtua perlu mengajarkan anak berbagai macam hal sejak kecil. Hal ini bertujuan untuk mengenal kecenderungan bakat atau potensi yang dimiliki anak. 

“Mengasah bakat anak perlu dimulai dari memberikannya kesempatan untuk bereksplorasi,” tutur Gracia.

“Manfaatkan masa-masa kecil hingga remaja untuk mencoba berbagai hal agar ia dapat mengenali hal-hal yang disuka atau minati, dan mampu melakukannya dengan baik,” lanjutnya.

Orangtua bisa menyertakan anak dalam tes khusus saat ia berusia remaja atau sekitar 15 tahun.

Tujuan dari tes tersebut adalah untuk mendapat evaluasi komprehensif seputar kemampuan anak dari psikolog. Tes tersebut juga membantu Anda untuk memetakan minat dan bakat anak sesuai dengan karakter maupun kemampuannya.

Artikel Lainnya: Hal-Hal yang Bikin Anak Tidak Mandiri

2 dari 3 halaman

Hal Lain yang Dapat Menunjang Kesuksesan Anak

Beberapa hal yang bisa dilakukan orangtua guna meningkatkan peluang kesuksesan anak di masa mendatang, antara lain:

  1. Ajarkan Anak Berbagi Tugas Sejak Dini

Ajari anak berbagi tugas sejak kecil, seperti buang sampah, potong rumput, cuci piring, dan sebagainya. Hal ini bertujuan untuk mengajarkan anak tentang kewajiban melaksanakan tugas sehari-hari, juga membangun karakter.

Saat berbagi tugas dengan anak, pastikan untuk menjadi sosok orangtua yang berwibawa daripada otoriter atau permisif. Ciptakan lingkungan bagi anak untuk tumbuh dengan rasa hormat. 

  1. Ajari Anak Keterampilan Sosial

Sebuah penelitian oleh Penn State University dan Duke University menemukan bahwa anak dengan keterampilan sosial yang baik memiliki peluang sukses lebih tinggi.

Penelitian tersebut menyatakan bahwa anak-anak yang kompeten secara sosial dapat bekerja sama dengan teman sebayanya tanpa diminta. Mereka pun lebih mampu untuk menyelesaikan masalahnya sendiri, juga punya keinginan kuat untuk membantu dan mengerti perasaan orang lain.

Anak dengan keterampilan sosial yang baik juga lebih mungkin untuk mendapatkan gelar sarjana dan memiliki pekerjaan sebelum usia 25 tahun.

  1. Menjadi Contoh yang Baik untuk Anak

Agar anak memiliki karakter pekerja keras, orangtua harus dapat memberikan contoh yang baik. 

Sebuah penelitian di University of Michigan mengatakan bahwa sosok orangtua yang mampu menyelesaikan pendidikan dengan baik cenderung memiliki anak yang mengikuti jejaknya.

  1. Ajari Anak Cara Membangun Hubungan yang Baik

Anak yang mampu membangun dan menjaga hubungan baik dengan orang-orang di sekitarnya lebih mungkin untuk menjadi sosok pemimpin saat dewasa kelak. 

Oleh karena itu, orangtua mesti mengajari anak cara membangun dan menjaga hubungan dengan teman-temannya sejak dini. Anda dapat memulainya dengan meminta anak berbagi mainan dengan teman sebaya, atau meminta maaf saat melakukan kesalahan.

  1. Biarkan Anak Mencoba dan Tidak Khawatir dengan Kegagalan 

Biarkan anak mencoba hal-hal baru untuk menambah wawasannya tentang hal tersebut. 

Beritahukan pula kepada anak bahwa orangtuanya selalu mendukung setiap hal positif yang ia lakukan. Hal ini bertujuan agar anak mau terus mencoba sekalipun pernah merasakan kegagalan.

Punya pertanyaan tentang karakteristik anak berbakat? Ingin tahu lebih lanjut tentang cara meningkatkan peluang kesuksesan anak di masa mendatang? Anda bisa berkonsultasi lebih lanjut kepada psikolog melalui LiveChat 24 jam atau aplikasi Klikdokter.

(NB/JKT)

0 Komentar

Belum ada komentar