Sukses

Sariawan Tak Kunjung Sembuh? Waspada Tanda Kanker Gusi

Sariawan dan peradangan di gusi yang tak kunjung sembuh dapat menjadi gejala kanker gusi. Cari tahu gejala lain, faktor penyebab, dan pengobatan kanker gusi di sini.

Banyak orang yang sering mengalami sariawan serta peradangan di gusi. Sering mengalami sariawan dan peradangan gusi menandakan bahwa kesehatan mulut Anda kurang terjaga dengan baik. 

Selain itu, sariawan dan peradangan di gusi yang tak kunjung membaik disebut-sebut menjadi tanda kanker gusi. Benarkah demikian? Cari tahu jawabannya di sini.

1 dari 3 halaman

Ketahui Gejala Kanker Gusi

Dilansir dari HealthGrades, kanker gusi merupakan salah satu bentuk kanker mulut.

Kanker disebabkan oleh perkembangan sel abnormal yang tumbuh secara tidak terkendali.

Artikel lainnya: Beberapa Penyebab Gusi Pucat yang Harus Anda Waspadai

 

Sebagian besar kanker gusi biasanya terbentuk tepat di permukaan gusi. Kanker gusi juga merupakan jenis kanker kulit yang dikenal dengan karsinoma sel skuamosa.

Kanker dapat ditandai dengan benjolan atau luka yang tidak kunjung sembuh di bagian gusi. Terkadang, luka yang muncul terlihat berwarna merah atau putih, bahkan terlihat seperti penebalan gusi.

Kondisi gigi di dekat sariawan atau luka gusi bisa menjadi longgar. Bila mengalami gejala kanker gusi,  gigi palsu yang sedang digunakan pun dapat menjadi tidak pas.

Dokter Gigi Wiena Manggala Putri menjelaskan, kondisi sariawan yang tak kunjung sembuh memang bisa menjadi salah satu gejala kanker gusi.

Masih dilansir dari Health Grades, ada beberapa gejala kanker gusi lainnya yang harus Anda ketahui:

  • Kemampuan indera perasa berubah.
  • Gusi berdarah.
  • Kesulitan untuk mengonsumsi makanan.
  • Luka di gusi tak kunjung sembuh. Luka dapat berwarna putih, merah, atau lebih gelap.
  • Gusi terasa nyeri.
  • Pembengkakan kelenjar getah bening di leher.
  • Berat badan turun tanpa sebab.

Wiena mengatakan, “Faktor risiko kanker gusi biasanya terjadi pada kondisi orang dengan tingkat kebersihan mulut yang rendah dan diperparah juga dengan merokok, mengonsumsi alkohol, keturunan atau genetik juga bisa menjadi faktor penyebab.”

Artikel lainnya: Penyebab dan Cara Mengatasi Gusi Bengkak

2 dari 3 halaman

Bagaimana Cara Mengobati Kanker Gusi?

Pengobatan kanker gusi akan diberikan oleh dokter sesuai tingkat keparahan kanker, penyebaran kanker, dan kondisi kesehatan pasien sendiri.

Diwartakan dari Memorial Sloan Kettering Cancer Center, kanker gusi dapat disembuhkan bila gejalanya didiagnosis sejak awal. Pembedahan atau operasi kanker gusi akan dilakukan oleh dokter spesialis bedah kanker kepala dan leher.

Pembedahan yang dilakukan bervariasi, tergantung di bagian mana kanker muncul, di gusi bagian bawah atau gusi atas. Dokter dapat melakukan beberapa tindakan berikut:

  • Untuk pengobatan kanker gusi bagian atas dokter dapat melakukan maxillectomy, yakni operasi untuk mengangkat kanker di langit-langit mulut.
  • Untuk pengobatan kanker gusi bagian bawah dokter dapat melakukan mandibulektomi (operasi untuk mengangkat kanker di sekitar tulang rahang) dan operasi leher (operasi untuk mengangkat kelenjar getah bening di leher yang kemungkinan terdapat kanker).

Tindakan radiasi, kemoterapi, atau kombinasi keduanya dapat dilakukan guna mengecilkan tumor. Setelah itu, dokter dapat melakukan pembedahan rekonstruksi untuk membantu memulihkan struktur gusi atau bagian mulut yang telah diangkat.

Pada kasus kanker gusi tertentu, pasien dapat menjalani terapi untuk mempelajari kembali cara makan, menelan, atau berbicara.

Untuk tahu informasi kesehatan lainnya, Anda dapat membaca artikel di aplikasi Klikdokter.

(OVI/JKT)

0 Komentar

Belum ada komentar