Sukses

Bolehkah Ibu Hamil Keluar Rumah Saat Malam Hari?

Beberapa orang percaya bahwa keluar malam saat hamil dapat berbahaya bagi kesehatan ibu dan janin, Benarkah hal tersebut? Simak penjelasan dokter di sini.

Keluar malam saat hamil dipercaya dapat mendatangkan keburukan atau bahaya bagi ibu hamil maupun janin.  

Salah satu bahaya yang diyakini dapat terjadi bila ibu keluar malam saat hamil adalah diganggu makhluk halus dan mengalami beberapa masalah kesehatan tertentu. Benarkah mitos tersebut? Mari simak penjelasan berikut ini.

1 dari 3 halaman

Bolehkah Keluar Malam Saat Hamil?

Sebagian besar masyarakat Indonesia masih hidup dengan tradisi dan budaya yang kuat. 

Karena itu, beberapa pantangan atau mitos masih banyak dipercaya, salah satunya larangan keluar malam saat hamil.

Mengenai mitos ibu hamil yang tidak boleh keluar malam, dr. Devia Irine Putri menjelaskan, “Sebenarnya tidak masalah kalau memang mau keluar malam hari saat hamil, tidak ada larangan.” 

Artikel Lainnya: Bolehkah Ibu Hamil Makan Kimchi? Ini Kata Dokter

Selain itu, tidak ada penelitian ilmiah atau bukti medis yang menyatakan bahwa keluar malam berbahaya bagi ibu hamil. 

Banyak pula yang mengatakan bahwa keluar malam saat hamil akan menyebabkan nyeri sendi pada ibu hamil. Namun, dr. Devia menegaskan hal itu tidak benar. 

“Penyebab radang sendi sendiri bervariasi bisa infeksi, autoimun, atau cedera. Dari penelitian-penelitian yang ada, tidak ada hubungan antara keluar malam dengan penyebab radang sendi,” jelasnya.

2 dari 3 halaman

Beberapa Efek Kesehatan Keluar Malam Saat Hamil

Meski tidak ada larangan secara medis, namun keluar malam saat hamil dapat meningkatkan ibu mengalami beberapa risiko kesehatan berikut ini:

  1. Menimbulkan Kecemasan

Saat sedang hamil, perasaan wanita akan merasa lebih sensitif daripada biasanya. Hal ini pun akan memengaruhi kondisi psikologisnya. 

Ketakutan yang ibu rasakan, terutama soal adanya mitos diikuti makhluk halus atau mengalami petaka, dapat memberikan efek gelisah dan itu memengaruhi tumbuh kembang janin. 

Ibu hamil yang gelisah cenderung mudah mengalami kecemasan. Ketika cemas, ibu dapat menjadi lalai dan teledor dalam memerhatikan keselamatan dirinya sendiri. 

  1. Meningkatkan Risiko Gangguan pernapasan

Dokter Devia menjelaskan, “Udara malam yang cenderung dingin akan meningkatkan risiko masalah di pernapasan, terutama jika ibu hamil memiliki alergi atau asma (bisa picu kekambuhan).”

  1. Rentan Terinfeksi

Keluar malam saat hamil dapat menyebabkan ibu terkena infeksi. Salah satu infeksi yang dapat mengintai ibu hamil adalah gigitan serangga atau nyamuk di malam hari.

Tak hanya menyebabkan kulit jadi gatal, gigitan nyamuk juga dapat memicu penyakit seperti malaria atau demam berdarah jika digigit nyamuk Aedes aegypti. 

Artikel Lainnya: Bolehkah Ibu Hamil Minum Obat Ibuprofen?

Walaupun tidak ada larangan tentang keluar malam, sebaiknya ibu hamil menghabiskan waktunya untuk istirahat. 

Dilansir dari FamilyDoctor, menurut sebuah penelitian, wanita hamil yang tidur kurang dari enam jam dalam semalam berisiko memiliki persalinan yang lebih lama. 

Kurang tidur juga dapat meningkatkan risiko ibu untuk melahirkan lewat operasi caesar. Selain itu, kurang tidur atau kurang istirahat saat malam hari dapat meningkatkan risiko ibu hamil mengalami preeklampsia.

Jika memang harus keluar di malam hari, sebaiknya didampingi oleh orang lain, seperti suami atau kerabat dekat. Hindari juga bepergian jarak jauh saat malam hari. 

Untuk tahu informasi kesehatan lainnya, Anda dapat membaca artikel di aplikasi Klikdokter. Anda juga bisa berkonsultasi dengan dokter melalui fitur LiveChat

(OVI/AYU)

0 Komentar

Belum ada komentar